• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min24092017

Last updateSab, 23 Sep 2017 6pm

Aneka

Lakon Dalam Ruang Terbatas Siap Dipentaskan

Lakon Dalam Ruang Terbatas

Kuningan Terkini - Teater Lintas Ruang Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Kuningan (Uniku) akan mementaskah lakon “Dalam Ruang Terbatas” karya Aan Sugiantomas pada tanggal 20 Juli 2017 yang akan di mulai pada pukul 14.00 WIB di Gedung Kesenian Raksawacana Kuningan.

Pementasan yang disutradarai oleh Raka Praja Pangestu dan di Asisten Sutradarai oleh Aditya Toha tersebut, mengusung tema “Hybird We Move And Coloring“. Tema yang diangkat dalam pementasan kali ini diambil berdasarkan pada setiap apapun yang dihadirkan dalam pementasan tersebut, merupakan hasil “cangkokan” pemikiran bersama.

“Move yang dimaksud adalah bagaimana, siapapun yang terlibat dalam pementasan ini bergerak bersama untuk mencapai target yang diinginkan dan coloring sendiri dimaksudkan bahwa dengan banyak pemikiran- pemikiran dari setiap anggota yang terlibat dapat mewarnai jalannya pementasan ini. Sehingga menjadi satu kesatuan yang kuat,” ujar Raka Praja saat dihubungi via telepon, Minggu (09/07/2017).

Sementara, menurut Aditya Toharudin selaku Asisten Sutradara dan Artistik Director, dalam pementasan kali ini, pihaknya melakukan kolaborasi dengan designer kenamaan Kuningan yaitu Om Dandy Mahardika sebagai konsultan kostum. Ada beberapa karyanya yang akan dibawakan dalam pementasan nanti.

“Untuk lebih mewarnai pementasan ini, kami melakukan kolaborasi dengan mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia Prodi Seni Tari yang dikoreograferi oleh Melika Rahma sebagai peñata gerak dalam pementasan ini,” ujarnya.

Pementasan yang berdurasi 1 jam 30 menit ini sambung Aditya, mengajarkan bahwa ketika seorang manusia ingin berubah untuk hidup yang lebih baik, maka hal tersebut harus diawali dari keyakinan dan tekad yang kuat serta serius. Sehingga perubahan yang kita lakukan akan terasa manfaatnya bukan hanya untuk diri sendiri tetapi bagi orang banyak.

“Dalam pementasan ini, kita sebagai manusia harus mempertahankan keyakinan kita terhadap apa yang sedang kita perjuangkan, selama itu benar dan tidak melanggar norma yang ada,” ujarnya.

Lebih dari itu, dalam pementasan ini mengajarkan kepada kita bahwa, kita sebagai manusia harus selalu ingat, setiap manusia dalam hal apapun segalanya dalam ruang terbatas. Tidak bisa kita memaksakan kehendak kita kepada orang lain. Karena hak diri kita sendiripun akan dibatasi oleh hak orang lain. Begitupun sebaliknya.

“Dalam pementasan ini banyak sekali nilai-nilai sosial yang diangkat dan disampaikan. Jadi pementasan ini sangat wajib untuk ditonton !,” pungkasnya.(l.hakim)

Add comment