• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab25112017

Last updateJum, 24 Nov 2017 3pm

Ekonomi

DPM & PTSP DKI, Kepuasan Publik Meningkat

Kepala DPM & PTSP Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi

Kuningan Terkini - Dalam rangka menyambut HUT Ke-72 Republik Indonesia, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM & PTSP) Provinsi DKI Jakarta mempublikasikan hasil pencapaian kinerja selama semester I 2017. Kepala DPM & PTSP Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi mengatakan jumlah layanan perizinan dan non perizinan mencapai 2,8 juta atau naik 54% dibandingkan semester pertama ditahun lalu. Dalam hal ini kepuasan publik kini terus meningkat terhadap kinerja DPM & PTSP dan masyarakat terlayani dengan baik.

"Ini adalah komitmen untuk meningkatkan kontribusi dalam membangun negeri dan memberikan pelayanan terbaik kepada warga Jakarta," ujar Edy di kantor DPM&PTSP Jl. Kebon Sirih No. 18, Gedung Balaikota, Jumat, (18/8).

Lebih lanjut Edy menyebutkan salah satu bentuk inovasi layanan yang menunjukan peningkatan cukup signifikan yakni layanan AJIB (Antar Izin Jemput Bermotor). Pada semester I 2017, AJIB menangani sebanyak 92.923 layanan, baik perizinan maupun non perizinan di DKI Jakarta. Layanan AJIB secara offline mencapai 72%, online 25%, cancel 2% dan pending 1%.

“Hal ini menunjukkan keberadaan DPM & PTSP dengan inovasi- inovasinya semakin diketahui masyarakat. Namun, kami menyadari bahwa sebagaian masyarakat ada yang belum tahu mengenai layanan ini. Itulah kenapa kami perlu terus melakukan sosialisasi sehingga tidak ada lagi warga Jakarta yang mempercayakan perizinan pada pak ketiga (calo),” jelas Edy.

Yang membanggakan pula dari DPM & PTSP sambung Edy, yaitu layanan “Tanya PTSP 1500164” yang sudah dilengkapi dengan fasilitas video call. Jumlah layanan ini pada semester I 2017 sebesar 110.061 dengan rincian permohonan AJIB melalui call center pada semester I tahun 2017 berjumlah 19.236 layanan. Sedangkan untuk jumlah layanan call center dalam pemberian informasi berjumlah 90.825.

Sementara untuk layanan IMB 3.0 sambung Edy sudah digunakan hampir 42 kecamatan untuk mengurus perizinan rumah tinggal. “Ini bukan hal yang biasa, butuh kerja keras sehingga menemukan formula yang tepat untuk melaksanakan IMB 3.0 dalam waktu 3 jam,” imbuhnya.

Selanjutnya, Edy menyampaikan capaian investasi di Jakarta yang sudah mencapai Rp. 48,6 Triliun. Targetnya, pada semster mendatang DPM & PTSP akan mampu mencapai Rp. 55 Triliun. “Insya Allah, dalam 5 bulan waktu yang tersisa target tersebut akan tercapai. Kita akan terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan. Kami sadar betul bahwa merubah mindset pelayanan bukan hal mudah. Sejak 2 tahun lalu kita coba tanamkan visi jadi solusi perizinan Jakarta jadi one stop service,” ujarnya.

Adapun pelayanan pengaduan selama semester I 2017, lanjut Edy, DPM & PTSP Provinsi DKI Jakarta melayani sebanyak 14 pengaduan. Jumlah pengaduan mengalami penurunan secara signifikan 89,2%, dimana pada waktu yang sama tahun 2016 jumlahnya sebanyak 130 pengaduan.

"Hal ini dikarenakan sudah tertatanya Standar Operasional Prosedur (SOP) di DPM & PTSP dan pemahaman masyarakat terkait aturan dan kebijakan dalam memperoleh layanan perizinan/ non perizinan," simpul Edy.(red)

Add comment