• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Jum17082018

Last updateJum, 17 Agu 2018 2pm

Ekonomi

Proyek Miliaran Pujasera Cilimus Mubadzir

Pujasera Cilimus mubadzir

KUNINGAN TERKINI- Namanya Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera). Tapi jangankan barang dagangan, lokasinya juga kosong melongpong. Proyek Tahun 2012, hingga renovasinya Tahun 2017 dengan nilai mencapai miliaran rupiah tersebut, terlihat mubadzir.

Hampir semua pedagang kabur, tidak mau kembali lagi ke lokasi. Hingga kini, belum ada penanganan serius dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag) sebagai pengelola. Kosongnya bangunan pujasera, akhirnya kerap dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama anak-anak untuk bermain futsal.

“Dulu pedagang ratusan disini pak, tapi pada kabur. Sepi, gak laku. Sekarang paling sisa 7 pedagang,” aku Een (45), pedagang aneka plastik asal Desa Cilimus ini, saat ditanya KaTer, Kamis (1/2/2018)

Sisa 7 pedagang, termasuk dirinya, pun direlokasi disperindag ke lahan parkir delman sejak 5 bulan lalu. Sekarang renovasi selesai, Ia dan rekan pedagang lainnya secara tegas menolak untuk kembali ke Pujasera.

“Dulu gak direnovasi saja, pedagang pada kabur. Apalagi sekarang sudah direnovasi, bagian depan jadi tertutup begitu, siapa yang mau balik lagi kesitu pak. Menurut saya, mubadzir ini puajasera,” timpal Erwin (40), pedagang kelontongan.

Daripada balik ke pujasera, Ia memilih untuk berdagang dipinggiran lahan kosong parkiran delman. “Mending disini pak, terbuka. Dipinggir jalan lagi. Alhamdulillah banyak yang beli,” ujarnya lagi./tat

Add comment


Security code
Refresh