• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min24092017

Last updateSab, 23 Sep 2017 6pm

Hukum

Komplotan Spesialis Rumsong Dibekuk

Kapolres Kuningan saat ekspose penangkapan spesialis rumah kosong.

Kuningan Terkini - Komplotan spesialis pencurian pada rumah kosong (Rumsong) yang ditinggalkan pemiliknya, berhasil dibekuk Satreskrim Polres Kuningan. Komplotan sepesialis rumsong yang berjumlah lima orang tersebut, merupakan residivis yang sering melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Kabupaten Kuningan.

Kapolres Kuningan AKBP M. Syahduddi, SIK, M.Si didampingi Kasat Reskrim AKP Ujang Saputra serta Kasubbag Humas Iptu Sunaryo, dalam press release kepada awak media, di Mapolres, Selasa (11/4/2017) mengatakan, kelima pelaku tersebut diantaranya, EA (28) warga Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen, WY (34) warga Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap, Zay (34) warga Caringin Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung, HS (35) warga Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo Bandung dan BD (40) warga Cicendo Kota Bandung.

“Berdasarkan pengakuannya, kelima pelaku tersebut melakukan aksi kejahatannya sebanyak tiga kali di wilayah Kabupaten Kuningan, di tempat yang berbeda – beda. Seperti di Kelurahan Cigadung Kecamatan Cigugur, di Desa Ciputat Kecamatan Ciawigebang serta di Kecamatan Pancalang,” sebutnya.

Kasus pencurian rumsong ini terungkap lanjut Syahduddi, karena ada laporan dari masyarakat yang mengaku kehilangan beberapa barang miliknya. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menangkap EA yang sedang berada di wilayah Cibingbin Kuningan. Kemudian, berdasarkan pengembangan dari penangkapan EA, polisi berhasil meringkus keempat pelaku lainnya yang sedang berada di sebuah hotel di daerah Indramayu.

“Dalam menjalankan aksinya, para pelaku mengintai rumah dalam keadaan kosong yang ditinggalkan oleh pemiliknya. Sehingga secara leluasa masuk dengan mencongkel jendela menggunakan obeng dan para pelaku juga tak segan mengancam serta melukai korban jika aksinya dipergoki,” jelasnya.

Dari tangan para pelaku sebut Syahduddi, polisi berhasil mengamankan barang bukti hasil curiannya. Yaitu, 2 unit kendaraan roda dua, 1 unit playstation, 1 satu unit televisi, dan 6 unit telepon genggam. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” tandas Syahduddi. (l.hakim)

Add comment