• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sel17072018

Last updateSel, 17 Jul 2018 12am

Hukum

Reskrim Ungkap Curanmor Modus Tebar Paku

Reskrim Ungkap Curanmor Modus Tebar Paku

Kuningan Terkini - Petugas kepolisian dari Satreskrim Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor) dengan modus tebar paku payung. Modus yang terbilang baru ini, berhasil dipecahkan kepolisian dengan menangkap pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Dari keterangan petugas, aksi komplotan curanmor itu berjumlah delapan orang asal wilayah Indramayu. Para pelaku kerap melakukan aksinya pada tengah malam yakni sekitar jam 02.00 WIB pagi hingga menjelang subuh. Tak tangung-tanggung, pelaku dengan sadis menebar paku payung didepan pintu rumah warga yang menjadi sasaran pencurian. Tak hanya itu, gagang pintu setiap rumah yang diincar selalu diikat seutas tali agar tidak bisa dibuka oleh pemilik rumah.

“Jadi, pelaku ini setiap melakukan aksinya itu menebarkan paku payung didepan pintu masuk rumah calon korban. Pelaku juga mengikat pegangan pintu rumah korban dengan tali rafia, tujuannya apabila ketahuan oleh penghuni rumah, lalu yang bersangkutan akan keluar rumah akan terhambat karena pintunya tidak bisa dibuka. Apabila pintu itu misalnya bisa dibuka pun, maka korban akan menginjak paku payung,” ucap Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman didampingi Wakapolres Kompol Nanang Suhendar dan Kasat Reskrim AKP Syahroni, Kamis (23/11).

Dikatakan, kronologi penangkapan pelaku itu diawali dengan kecurigaan petugas patroli pada saat melihat 4 sepeda motor berjalan beriringan. Kecurigaan itu muncul, ketika salah satu motor itu terlihat didorong oleh motor lainnya karena mesin kendaraan mati.

“Nah pada saat itu petugas melakukan pengejaran, tapi tiga motor itu langsung lari. Namun, petugas akhirnya berhasil mengamankan satu orang berinisial Ak (28) warga Desa Tanjungpura Kecamatan Karangampel Indramayu,” sebutnya.

Beberapa TKP yang pernah menjadi sasaran para pelaku lanjutnya, yakni pernah terjadi di wilayah Polsek Cibingbin, Polsek Kuningan dan didalam wilayah Polsek Cigugur. Lalu, pernah pula terjadi di Komplek Perumahan BTN Cijoho yang menyebabkan tiga motor di tiga rumah berbeda hilang dalam satu malam.

“Dari penangkapan pelaku, kami amankan lima barang bukti motor hasil curian dengan dua diantaranya masih tersimpan di rumah pelaku dan tiga sudah berpindah tangan serta sejumlah barang bukti lain seperti paku payung, tali rafia dan kunci leter T. Delapan komplotan pelaku, sekarang dalam pengejaran kami dan ditetapkan sebagai DPO yang semuanya warga Indramayu,” sebutnya.

Atas perbuatan pelaku kata Kapolres Yuldi, dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (yan)

Comments   

 
0 #1 artikel jam tangan 2017-12-27 01:19
Selamat Siang. Dapat dari socmed saya terdampar ke blog anda, ternyata postingan-posti ngannya cukup informatif dann banyak postingan yang sangat banyak manfaatnya untuk saya.

Mohon Izin memfollow dan share blog ini ke socmed saaya ya sekalian biar blog anda semakin banyak visitornya.
Harapan saya agar diupdate terus ya blognya.Sukses
Selalu

Feel free to sujrf to my web site: artikel jam tangan: http://all4webs.com/wilsonwilss/
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh