• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min23092018

Last updateSab, 22 Sep 2018 8pm

Hukum

Polres Kuningan Siaga Isu Hoax

Kapolres Kuningan berfoto bersama usai rapat Koordinasi Lintas Sektoral Penangan ODGJ.

Kuningan Terkini - Kabar adanya penyerangan ulama oleh orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ yang marak saat ini menjadi perhatian serius pihak aparatur keamanaan, tidak terkecuali jajaran Polres Kuningan. Mengantisipasi kondisi tersebut, Polres Kuningan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Penangan ODGJ dengan Kodim 0615 Kuningan serta MUI Kuningan di Rupatama Mapolres Kuningan, Selasa (20/02/2018).

Menurut Kapoolres Kuningan, AKBP Yuldi Yusman. Kegiatan ini bertujuan agar badan atau intansi yang berkaitan dengan permasalahan ini dapat menghalau, baik itu isu hoax maupun memang ada kejadian.

“Akhir-akhir ini, santer pemberitaan terkait penyerangan ulama oleh ODGJ. Hal ini menjadi perhatian serius, karena akan mengganggu kondusifitas wilayah Kuningan,” ucap Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman menjelaskan.

ODGJ ini kata Yudli, dikhawatirkan akan menjadi alat guna kepentingan orang yang tidak bertanggung jawab. Jangan sampai, permasalahan ini khususnya di wilayah Kuningan sudah terjadi, baru ditangani.

“Saat ini, di Kuningan masih kondusif. Belum ada dan jangan sampai terjadi penyerangan ulama oleh orgil. Nah untuk kabar hoax yang beredar kemarin, kita sudah menanganinya,dan pelakunya sudah diamankan,” terangnya.

Kapolres Kuningan menghimbau agar seluruh warga masyarakat Kuningan tidak menyebarkan hal yang belum pasti kebenarannya. Sebab, yang membuat isu dan yang menyebarkannya akan berurusan dengan hukum. Untuk isu yang belum jelas, Ia meminta pihak Diskominfo untuk menanganinya, sedangkan penangan yang sudah termasuk siaga, anggotanya siap melayani.

“Apabila ada yang mencurigakan, sebaiknya laporkan kepada polsek terdekat. Jangan sampai main hakim sendiri, dikhawatirkan tujuannya ke arah sana agar memakan korban dan menimbulkan fitnah,” tukasnya. (gio)

Add comment


Security code
Refresh