• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Rab12122018

Last updateSel, 11 Des 2018 8am

Hukum

Polres dan Ulama Bersinergi

Ketua MUI Kuningan, KH. Abdul Aziz

KUNINGAN TERKINI – Berbagai kejadian penyerangan kiyai dan ulama oleh tersangka yang diduga memiliki gangguan jiwa, di beberapa wilayah kabupaten/kota di jawa barat. Cukup menyita perhatian masyarakat. Hal itu, membuat jajaran keamanan dari Polres dan Kodim/0615 Kuningan bersinergi menanggapi kasus tersebut.

Menurut Ketua MUI Kuningan, KH. Abdul Aziz, Iisu tersebut berpengaruh besar, sehingga sebagian kiyai dan ulama di Kuningan memiliki pandangan yang berbeda. Ada yang menilai bahwa itu hanya berita bohong atau hoax, tidak sedikit pula yang menilai kejadian tersebut benar terjadi.

“Sbagian kiyai dan ulama di Kuningan ketakutan untuk melakukan ibadah ke mesjid,”papar Ketua MUI Kuningan, KH. Abdul Aziz, saat Rakor Lintas Sektoral Tentang Penanganan ODGJ, di Ruang Rupatama Polres Kuningan, Selasa (20/02/2018).

Abdul Aziz, meminta kepada seluruh jajaran polres dan kodim. Untuk melakukan pertemuan dengan para kiyai dan ulama se Kabupaten Kuningan, untuk diskusi dan memberikan penjelasan lebih luas tentang fenomena yang terjadi. Karena ini sifatnya nasional. “Untuk meyakinkan para kiyai dan masyarakat, yang sifatnya menyejukan dan menciptakan ketenteraman para kiyai di kuningan,” harapnya.

Gayung bersambut, Kapolres Kuningan, AKBP Yuldi Yusman menjelaskan, dalam waktu dekat tepatnya pada 24 februari 2018, Polres Kuningan akan membawa 50 kiyai dan ulama di Kuningan untuk berangkat ke Polda. Sesuai intruksi Kapolda, semua kiyai di wilayah hukum Jawa Barat akan diberikan pemahaman.

“Polres dan Kodim/0615 Kuningan juga pada selasa tanggal 27 februari. Akan mengadakan pertemuan dengan seluruh kiyai dan ulama se kabupaten kuningan, yang bertempat di polres kuningan. Sedikitnya mengundang 1000 kiyai dan ulama,”papar Yuldi kepada KaTer, Rabu (21/02/2018).

Tujuannya untuk menyenangkan dan menyejukan para ulama, dan sekaligus akan menyampaikan bahwa Polres dan Kodim siap untuk membantu dan memberikan pelayanan terbaik. Dalam rangka pengamanan kepada seluruh kiyai dan ulama se kabupaten kuningan.

“Sehingga tidak ada lagi keresahan atau kegundahan di hati para kiyai dan ulama. Apabila memang terjadi sesuatu di lapangan, kami akan dengan cepat dan tepat dilakukan penanganan,”pungkas Yuldi. (Han).

Add comment


Security code
Refresh