• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sen16072018

Last updateSen, 16 Jul 2018 8am

Hukum

Isak Tangis Sambut Jenazah 6 Korban Kecelakaan

Prosesi pemakaman korban tol Cipali.

KUNINGAN TERKINI – Isak tangis warga dan kerabat pecah ketika iring-iringan mobil ambulan yang membawa jenazah korban kecelakaan di Jalan Tol Cipali,tiba di Desa Muncangela Kecamatan Cipicung, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (17/03/2018). Ratusan masyarakat dan keluarga yang sudah menunggu sejak pagi di rumah duka yang mengalami kecelakaan satu keluarga, di blok manis RT 001/002 yakni Ending (43), Wiwin (35), dan putranya Abimanyu (2.5).

Tangis pun semakin tak terbendung tatkala menghantarkan ketiganya ke tempat peristirahatan terakhir. Agus Heri (30) yang merupakan adik Alm. Ending, dirinya dan sanak saudara mengaku kaget hal ini bisa menimpa keluarganya. Akan tetapi semua ini sudah menjadi takdir sang Maha Pencipta.

“Semoga Almarhum dan Almarhumah ditempatkan di Surga, dan diterima Iman Islamnya,”ucapnya diamini keluarga lainnya.

Suasana haru pun sama dirasakan di blok kliwon RT 005/010,saat pemakaman ketiga jenazah, Fazrin Agustina (22), Maman Rahman(43), dan Asep Toharudianto (30). Ketiganya di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kp. Kliwon Rt. 010/005, Desa Muncangela.

Kepala Desa Muncangela, Wawan Setiawan, menyampaikan, kepada warga desa muncangela yang mendapatkan musibah kecelakaan. Ia secara pribadi juga atas nama pemerintahan desa muncangela, ikut berbelasungkawa. Mudah-mudahan para korban almarhum dan almarhumah diterima iman islamnya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat yang di ridhoi Allah SWT.

“Juga tak lupa kepada para keluarganya, mudah-mudahan diberikan kekuatan, kesehatan dan ketabahan di dalam mendapatkan musibah dari Allah SWT. Dan mudah-mudahan dengan kejadian ini dijadikan pelajaran untuk kita semua, untuk kedepannya semoga tidak terjadi lagi seperti ini khususnya untuk warga desa muncangela, dan umumnya seluruh masyarakat kuningan,”papar Wawan. (Han).

Add comment


Security code
Refresh