• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sen18122017

Last updateSen, 18 Des 2017 4pm

Hukum

Petugas Gabungan Siap Amankan Idul Fitri

Bup[ati Kuningan saat memeriksa kesiapan pengamanan lebaran 2017.

Kuningan Terkini - Menjelang Idul Fitri 1438 H, Polres Kuningan siap melaksanakan pengamanan yang dikemas dalam operasi ramadniyah 2017. Berbagai persiapan pengamanan telah dilakukan dalam Apel gabungan di mapolres Kuningan yang dihadiri Bupati Kuningan, Kapolres Kuningan dan unsur muspida, Senin (19/06/2017).

Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH. MH saat membacakan sambutan Kapolri menyampaikan, operasi ramadniyah diharapkan dapat dilaksanakan secara sinergis oleh seluruh unsur pengamana yang terlibat, sehingga masyarakat Indonesia dapat merayakan hari raya Idul Fitri dengan aman, nyaman,lancar dan dipenuhi dengan ras kebersamaan.

Dikatakannya, Ada 3 poin utama yang menjadi perhatian pemerintah, pertama adalah stabilitas harga pangan, kedua kondisi kamtibmas yang kondusif, dan keamanan, kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik.

“Saya tekankan kepada seluruh jajaran, untuk terus meningkatkan kegiatan sambang dan patroli di titik-titik rawan gangguan kamtibmas, seperti terminal, pelabuhan, pemukiman yang ditingal oleh pemilik , pusat perbelanjaan , bank dan ATM, serta tempat-tempat wisata yang ramai di kunjungi saat perayaan Idul Fitri,” paparnya.

Berkaitan dengan kelancaran arus lalu lintas sambung Acep, pihaknya menekankan agar seluruh personel bisa memberikan pelayanan secara all out, berikan atensi penuh pada titik rawan laka dan rawan macet. “Operasi Ramadniyah tahun 2017, dilaksanakan selama 16 hari dengan melibatkan total 187.012 personel dari kepolisian serta dibantu stakeholder terkait mulai dari kementrian lembaga, unsur TNI, hingga jajaran PEMDA,” terangnya.

Pada pelaksanaan operasi tahun 2016 lalu sebut Acep, jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) mengalami penurunan sebesar 72 kasus, jika di bandingkan tahun 2015. “Begitu pula dengan korban meninggal dunia yang juga menurun sebanyak 88 jiwa,” pungkasnya. (l.hakim)

Add comment