• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Rab26092018

Last updateSel, 25 Sep 2018 7pm

Hukum

Tangkal Hoax, Polres Kuningan Gelar FGD

Focus Grup Discussion (FGD) Polres Kuningan.

Kuningan Terkini – Untuk menciptakan suasana kondusif Pemilihan Legislatif (Peleg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Polres Kuningan menggelar kegiatan yang dikemas dalam Focus Grup Discussion (FGD) di Hotel Horison Tirta Sanita Sangkanhurip Kuningan, Rabu (15/08/2018).

Kegiatan bertajuk Membangun Kesadaran Masyarakat Menangkal Paham Radikal, Hoax dan Ujaran Kebencian Dalam Menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 di Kabupaten Kuningan, dihadiri para Ketua Partai Politik peserta pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pengawas Pemilu (Panwaslu), LSM, Kamtibmas Polres Kuningan, dan Unsur Akademisi.

Kepala Kemenag Kuningan, H. Yusron Kholid, S.Ag. M.Si yang didaulat menjadi Narasumber, memaparkan harapannya, kegiatan Pileg dan Pilpres 2019 nanti berjalan sukses, berkualitas, jujur dan adil. “Mau tidak mau, suka tidak suka, saat pileg dan pilpres nanti akan diwarnai saling menyampaikan visi misi, program kerja, beradu gagasan untuk mengambil simpati masyarakat. Bahkan saling serang untuk berusaha menjatuhkan lawan pun bisa saja terjadi,” papar Yusron.

Untuk itu kata Yusron, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bisa menahan diri dan jangan terpancing untuk melakukan ujaran kebencian, menyebarkan berita hoax dan lain sebagainya. Intimya, untuk berkontribusi membangun daerah dan membangun bangsa itu pada diri sendiri. “Ada tiga hal yang bisa dilakukan agar stabilitas terjaga. Yaitu, sadar diri, sadar posisi dan sadar situasi,” terangnya.

Sadar posisi ini sambungya, maksudnya agar paham untuk apa manusia diciptakan. Sabagai warga bangsa Indonesia, harus sadar diri untuk memperkuat peneguhan NKRI dan tidak boleh nyeleneh.

“Kita juga harus sadar posisi. Apapun jabatan kita, apapun status sosial kita, harus punya nilai manfaat bagi orang lain. Kalau tidak punya nilai manfaat, tentu kita dipertanyakan. Yang terakhir, yaitu sadar situasi. Menghadapi situasi apapun, termasuk pileg dan pilpres kita harus dapat mengendalikan diri,” pungkas Yusron.(Han)

Add comment


Security code
Refresh