• Parlementaria
  • Profil
  • Wisata
  • Aneka
  • Home
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam29062017

Last updateRab, 28 Jun 2017 12pm

 

Kesehatan

Sekjen GPK Minta Jamkesda Dibenahi

GPK Kuningan

Kuningan Terkini - Menyikapi pelayanan Jamkesda untuk masyarakat tidak mampu, MPKT IPMA Kelurahan Awirarangan yang juga Sekjen GPK PC. Kuningan, Enda S. Wijaya berharap adanya pembenahan dalam standar operasional prosedur (SOP) di instansi terkait yang mengeluarkan rekomendasi dikeluarkan Jamkesda untuk masyarakat miskin. Dari mulai Kelurahan sampai dinkes termasuk pihak Rumah Sakit sendiri yang menangani pasien.

Menurutnya, dirinya merupakan bagian dari pemuda yang berusaha untuk mengabdi kepada masyarakat, terutama kepada masyarakat yang kurang mampu. Apalagi menyangkut keselamatan nyawa orang, sudah jelas pemerintah harus menyiapkam anggaran bagi masyarakat yang tidak menpunyai jaminan kesehatan dengan adanya program Jamkesda.

“Namun, kami sangat menyesalkan dikala mengurus masyarakat untuk minta jaminan kesehatan terkesan diombang-ambing dengan alasan prosedur sampai harus dua kali datang kesetiap instansi terkait termasuk rumah sakit,” katan Enda kepada Kuningan Terkini, Senin (6/3/2017).

Dikatakannya, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan harus bertanggungjawab atas pelayanan kepada masyarakat. Karena, pengurusan Jamkesda harus datang ke berbagai instansi Ia mengharapkan kejelasan prosedur yang harus ditempuh dan adminitrasi apa yang diperlukan untuk keluarnya Jamkesda.

“Jangan sampai instansi terkait masing-masing mengeluarkan kebijakan tapi tidak sesuai dengan kebijakan instansi yang lainnya, kompak dan rekomendasi yang dikeluarkan nyambung dengan pihak instansi berikutnya, alur yang ditempuh harus jelas,” paparnya.

Dengan dasar keiklasan sambung Enda, Ia mencoba untuk mengabdi kepada masyarakat, mungkin kalau cape tenaga, cape fikiran termasuk menyita waktu, tidak masalah. Namun, kalau cape hati lain lagi urusanya. Saat membantu masyarakat, jika menurut kasat mata harus dibantu, Ia pasti bantu.

“Namun, dalam perjalanannya, pengabdian kepada masyarakat, terkadang pihak dari instansi sendiri yang bikin cape. Seharusnya mempermudah, bukan mempersulit, karena melayani masyarakat merupakan salah satu tugas dari abdi Negara,” tegasnya.(red)

Add comment