• Parlementaria
  • Profil
  • Wisata
  • Aneka
  • Home
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min25062017

Last updateSab, 24 Jun 2017 7pm

 

Pendidikan

Spektakuler, Uniku Songkla University ‘MoU’

Rektor Uniku, Dr. H. Dikdik Harjadi, M.Si, bersama Dr. Sathit Puttachaiyong usai menandatangani MoU antara UNIKU dan Rajamangala University of Technology Klungthep, Bangkok.

Kuningan Terkini - Terobosan spektakuler kembali dilakukan Universitas Kuningan (Uniku) yang dikomandoi Dr. H. Dikdik Harjadi, M.Si. Kali ini, Uniku melakukan kerjasama dengan Prince of Songkla University (PSU) yang memiliki 5 kampus, yakni di Surat Thani, Phuket, Trang, Hat Yai dan Pattani. Penandatanganan MoU dilakukan di kampus Pusat PSU di Kanjanavanich Road, Hat Yai, Songkhla 90110, Thailand, Selasa lalu (28/2/2017).

Selain menandangani MoU dengan Prince of Songkla University, Rektor Uniku juga menandatangani MoU dengan Fatoni University, sebuah perguruan tinggi kebanggaan umat Islam Patani Thailand dan Rajamangala University of Technology Klungthep (UTK) di Bangkok, Kamis (2/3/2017). Bahkan, Rektor Uniku berkesempatan bertemu dengan universitas swasta terkemuka di Thailand, International College dari Hatyai University untuk menjajaki kerjasama pendidikan.

Menurut rektor Uniku, Dr. H. Dikdik Harjadi, M.Si mengungkapkan, kerjasama ini memiliki makna penting bagi kedua perguruan tinggi dari kedua negara untuk membangun kolaborasi akademik. Bagi Uniku, ini peluang yang baik untuk melakukan akselerasi berbagai kekuatan akademik. Sementara, bagi PSU akan meningkatkan reputasinya sebagai universitas kelas dunia.

“Dalam MoU, UNIKU-PSU menyepakati pentingnya membangun dan mengembangkan kerjasama ilmiah di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat antara kedua Perguruan Tinggi. MoUini akan ditindaklanjuti dengan Memorandum of Agreement (MoA) dalam berbagai bentuk program kongkrit,” kata Dikdik.

Program kegiatan yang akan dilakukan kata Dikdik, mencakup pengembangan perkuliahan dan program pendidikan, pertukaran mahasiswa untuk studi dan penelitian, pertukaran dosen/peneliti, pertukaran informasi termasuk pertukaran bahan pustaka dan penelitian, pengelolaan dan penerbitan jurnal internasional, konferensi bersama, seminar dan lokakarya serta pengembangan kegiatan kemahasiswaan.

“Termasuk di dalamnya kesempatan untuk melanjutkan studi Ph.D di PSU, terlebih lagi PSU masuk dalam daftar BPPLN LPDP. Dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti dengan MoA,” jelasnya.

Sementara, Vice President for Global Relations and Informatics PSU, Associate Prof. Pattara Aiyarak mengungkapkan, Prince of Songkla University telah melakukan kerjasama dengan 22 perguruan tinggi di Indonesia termasuk Uniku.

“Kerjasama dengan Uniku, momentumnya tepat, karena kami ingin lebih mempererat hubungan Indonesia-Thailand sebagai sesama negara di kawasan Asia Tenggara. Melalui kolaborasi akademik dengan Uniku, ini makin memperkokoh persahabatan kedua negara, khususnya di bidang pendidikan,“ ujar Pattara Aiyarak.

Pertukaran Mahasiswa & Dosen

Program nyata yang akan direalisasikan dalam waktu dekat di antaranya pertukaran mahasiswa (students exchange) dan studi banding (program transfer kredit) mahasiswa pascasarjana ke Rajamangala University of Technology Klungthep, Bangkok.

“Insya Allah Uniku akan mengirim sejumlah mahasiswa untuk mengikuti program student exchange ke Rajamangala University of Technology Klungthep. Untuk tahap awal akan dikirim beberapa mahasiswa program studi akuntansi dan manajemen Fakultas Ekonomi untuk mengikuti sit in program selama satu bulan di kampus negeri yang berlokasi di pusat kota Bangkok tersebut,” Kata Rektor Uniku, Dr. H. Dikdik Harjadi, M.Si.

Uniku lanjut Dikdik, akan mengirim dosen ke Fatoni University untuk mengajar bahasa Indonesia (BIPA) dan menyelenggarakan Seminar Internasional Bersama (Joint International Seminar) sejumlah kampus di Indonesia. Selain itu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uniku berencana akan mengirimkan mahasiswa tingkat akhir untuk melakukan teaching practicum (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah Pattani dan sekitarnya.

“Insya Allah, kami juga akan mengirim mahasiswa untuk melakukan PPL & KKN internasional di madrasah aliyah dan pesantren yang banyak tersebar di kawasan Selatan Thailand,” tuturnya.

Ketua Pusat ASEAN bagian Indonesia (PUSAINA) yang juga alumni UGM, Assisten Prof. Mahamadaree Waeno, SE., M.Si mengatakan, pihaknya merasa senang bila Uniku mengirimkan dosen Bahasa Indonesia untuk mengajar di Universitas Fatoni sebagai visiting professor.

“Mahasiswa di sini tentu juga senang dengan hadirnya para dosen dari Indonesia. Hal ini mendorong nilai tambah bagi kualitas pendidikan bahasa Indonesia di Universitas Fatoni. Kami ingin membuat suasana Indonesia dalam kelas. Kesempatan ini bagaikan pucuk cinta ulam tiba,” ujar Mahamadaree.(NonaRizky)

Add comment