• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sel25072017

Last updateSen, 24 Jul 2017 7pm

Politik

H Amin Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

H amin santono saat mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan.

Kuningan Terkini - H. Amin Santono. S.Sos.MM anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Komisi XI menggelar Sosialisasi MPR RI dengan Forum Komunikasi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) se kab, Kuningan di RM Lembah Ciremai, Minggu (16/04/2017). Turut hadir Hj. Yoyoh Rukiyah. S.Tr.Keb Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat Komisi V.

Dalam sambutannya, Amin Santono menjelaskan, kegiatan Sosialisasi MPR RI (UUD1945, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) sangat penting bagi masyarakat khususnya Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) se kab, Kuningan.

“Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman terhadap masyarakat terkait tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kelompok masyarakat atau peserta yang menjadi pelaksanaannya kegiatan ini adalah pilihan. Dan sebagai anggota MPR/DPR RI, sudah tugasnya mensosialisasikan 4 pilar ini,” katanya.

Turut memberikan sambutan, Hj. Yoyoh Rukiyah. S.Tr.Keb anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat Komisi V. Menurutnya, 4 pilar kebangsaan (UUD1945, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) merupakan kebutuhan yang harus dipahami dan dia,alkan.

“Setiap warga negara harus memahami dan mengamalkan makna dari masing masing pilar tersebut. Keanekaragaman karakter masyarakat bukan menjadi penghalang melainkan perekat,” terangnya.

Sementara, narasumber Haji Komar yang di daulat menjadi pembicara memaparkan materi lebih spesifik yaitu Membangun Karakter Pancasila Dalam Kemajemukan Dalam Bermasyarakat. Dengan gaya khasnya, H. Komar menjelaskan poin poin yang menjadi keresahan masyarakat.

Pertama, Nilai-nilai agama dan nilai-nilai budaya bangsa tidak dijadikan sumber etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara oleh sebagian pemimpin dan masyarakat, sehingga akibatnya Krisis akhlak dan moral berupa ketidakadilan, korupsi, kolusi nepotisme, dan pelanggaran hukum serta pelanggaran HAM.

“Yang Kedua, Konflik sosial budaya telah terjadi karena kemajemukan suku, budaya dan agama yang tidak dikelola dengan baik dan adil oleh Pemerintah dan masyarakat, yang mengakibatkan Tawuran warga, dan terrorisme,” ujarnya.

Kemudian yang ke 3 yaitu Penegakan hukum tidak berjalan dengan baik dan pelaksanaannya telah diselewengkan sedemikian rupa akibatnya Tidak adanya keadilan dan persamaan hak warga negara dihadapan hukum. Prilaku ekonomi yang berlangsung dengan praktek korupsi, kolusi dan nepotisme serta kurangnya keberpihakan kepada kelompok usaha kecil dan menengah yang mengakibatkan Krisis ekonomi yang berkepanjangan, Hutang besar yang dipikul oleh negara, Pengangguran, Kemiskinan dan Kesenjangan sosial.

“Dan yang terakhir, Penyalahgunaan kekuasaan sebagai akibat lemahnya fungsi pengawasan oleh internal pemerintah dan lembaga perwakilan rakyat serta terbatasnya pengawasan oleh masyarakat dan media massa pada masa lampau, akibatnya Kurangnya kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara negara,” pungkasnya.(L.Hakim)

Comments   

 
0 #4 forex forum 2017-05-06 21:56
Hi there, after reading this remarkable paragraph i am too delighted
to share my experience here with friends.
Quote
 
 
0 #3 forex forum 2017-05-02 22:44
Nice post. I was checking constantly this blog and I am impressed!
Very useful info particularly the last part :
) I care for such info a lot. I was looking for this
particular info for a long time. Thank you and best
of luck.
Quote
 
 
0 #2 forex forum 2017-05-01 15:48
Hey! Someone in my Facebook group shared this website with
us so I came to look it over. I'm definitely enjoying the information. I'm bookmarking and will be
tweeting this to my followers! Outstanding blog and
excellent design and style.
Quote
 
 
0 #1 espere 2017-04-23 15:28
I don't have a series for that, however if you observe the overall ideas I've
shared you do not need one.
Quote
 

Add comment