• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam15112018

Last updateKam, 15 Nov 2018 3am

Politik

Tatang: “Raka Tidak Paham Arti Lingkungan”

Tatang Ashari

Kuningan Terkini- Dituding balik tidak beretika, karena diklaim memasang spanduk di lingkungan rumah keluarga Caleg DPRD Kuningan Dapil V PAN, Raka Maulana Wijaya, disikapi dingin Tim Pemenangan Caleg DPR RI Dapil X Jabar Partai NasDem DR H Agus Suparman MM.

“Sulit ya, kalau bicara dengan orang yang tidak bisa membedakan mana halaman keluarga, mana lingkungan,” ucap Tatang Azhari, Ketua Tim Pemenangan Caleg DPR RI Partai NasDem DR H Agus Suparman MM.

Yang dimaksud Bung Raka mungkin halaman keluarga, yang notabene pribadi. Merujuk itu, pastinya siapapun harus meminta izin pemilik rumah. Tapi fakta bisa dilihat jeli, spanduk calegnya berada di area bahu jalan provinsi. Tepatnya, di tikungan Jalan Raya Kadugede. Posisinya juga menggantung, jauh diatas. Juga tidak menghalangi rumah siapapun.

“Bahu jalan umum itu, betul lingkungan. Berbicara lingkungan, sifatnya umum, lahan umum. Apalagi ini, jalan raya besar. Meski letaknya berada di depan rumah keluarga Bung Raka, namanya tetap lingkungan ya. Kalau diaku-aku lahan pribadi, yang punya jalan besar bisa marah tuh,” sindir dia.

Maka, bagi dia tidak ada urusan memasang spanduk harus berizin keluarga Bung Raka. Izin pemasangan atribut kampanye sudah ditempuh paket oleh partai ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan mempertimbangkan zona larangan dari pemerintah daerah. Jikapun betul 2 spanduk jagoannya itu, melanggar aturan biarlah panwas bertindak. Atau jikapun betul mengambil lahan pribadi, alangkah bijaknya dikoordinasikan dengan baik karena tim pemasang mungkin tahunya itu jalan umum.

“Itu jika kita salah. Ini salahnya kita dengan pribadi Bung Raka apa, gak jelas juga. Tapi kok hebatnya menutup spanduk caleg lain. Apalagi kalau bukan arogan, tidak beretika,” tegas Tatang.

Terkait tabayun, tim sudah konfirmasi hal ini ke Bung Raka. Awal komunikasi sepertinya Bung Raka paham, tetapi setelah ditanyakan kembali via telepon, jangankan direspon. Telpon tidak diangkat, whatsapp pun tidak dibalas. Sebaliknya, justru Ia mempertanyakan proses tabayun Bung Raka kepadanya.

“Kalau sama-sama berniat baik membangun Kuningan, mari bergandengan tangan. Bangun komunikasi sejuk. Jangan langsung hadang menghadang. Malu-maluin Pileg Kuningan aja,” sindirnya lagi.

Menurut Tatang, dalih apapun terkait tindakan Bung Raka terus menghadang 2 spanduk Caleg DPR RI Partai NasDem DR H Agus Suparman MM dengan balighonya tidak akan mengubah citra negatifnya sendiri. Terkecuali bisa bersama segera meluruskan.

“Diluruskan atau tidak masalah ini, terserah Bung Raka. Semua kembali pada hasil introspeksi diri, kesadaran, dan kebesaran hati Bung Raka. Saya tetap menyebutnya hidayah,” pungkas dia, tersenyum./red

Add comment


Security code
Refresh