• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min16122018

Last updateKam, 13 Des 2018 7pm

Sosial

Model Iklan Rokok Miskin, Ini Empati Kompak Bersatu

Kompak Bersatu saat berkunjung ke rumah Modell Iklan Miskin, dadagn.

Kuningan Terkini- Menjadi model iklan, merupakan dambaan setiap orang karena dapat menghasilkan uang. Namun, tidak bagi Dadang (42) yang fotonya di pakai disetiap kemasan rokok. Pria asal Kuningan dengan 4 orang anak ini, kondisi ekonominya sangat memprihatinkan. Kondisi ini mengundang rasa keprihatinan yang tinggi dari ormas Kompak Bersatu Kuningan.

Menurut Panglima Kompak Bersatu, Nana Mulyana, konsisi ini memunculkan rasa empati muncul dari Kompak Bersatu. Dan, Ia secara pribadi membantu anak sdr Dadang yang baru lulus SMP melanjutkan sekolah di SMK Penerbangan gratis selama pendidikan berlangsung.

“Sdr. Dadang adalah aset Kuningan, Kita tidak menyangka bahwa yang selama ini kita lihat di sampul rokok adalah orang Kuningan. Setidaknya sdr. Dadang ini berjasa sebagai promo daerah Kuningan di Indonesia selama 6 tahun,” katanya.

Nasib sdr. Dadang ini sambungnya, adalah tanggung jawab bersama. Janganlah sampai dengan viralnya berita, malah menjadi ekploitasi murahan. Ia bersama Kompak Bersatu akan mendampinginya dalam hal pembenahan ekonomi pribadinya yang layak. Setidaknya ada beberapa solusi untuk hal ini.

“Tidak harus dengan menggugat pabrik rokok atau menuntut royalty. Karena, menurut hemat kami, foto yang dipasang itu bukan dari produk rokok tapi dari Kementrian & Kesehatan, kami akan cari solusi dengan cara persuasive,” terangnya.

Selusi tersebut terang Nana, diantaranya DHCT (Dana Hasil Cukai Tembakau) adalah hasil pungutan di luar pajak dalam bentuk cukai dari olahan tembakau, yang diatur dan dikelola negara. Cukai merupakan salah satu pendapatan negara dan sebagai sumber keuangan. setidaknya ini bisa digunakan untuk dimohonkan membantu mensejahterakan sdr. Dadang.

“Kepedulian pemerintah Kabupaten Kuningan dituntut, karena sdr. Dadang Mulya adalah warga pituin Kuningan. Ini tanggungjawab pemerintah, baik melalui Dinas Kesehatan ataupun dinas sosial untuk membantu sdr. dadang setidaknya beliau dijadikan duta Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh