• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam27072017

Last updateKam, 27 Jul 2017 9pm

Kesehatan

Harus Dioperasi, Bocah ini Butuh Bantuan

Bhabinsa Polsek Ciawigebang saat menejenguk bocah yang memiliki kalainan pada alat kelaiminnya.Kuningan Terkini - Seorang bocah perempuan berusia 3 tahun asal Dusun Cimenang, Rt 03/02, Desa Mekarjaya Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan yang berasal dari keluarga tidak mampu sangat membutuhkan bantuan dermawan. Pasalnya, bocah perempuan yang diketahui bernama Hanunah Alfah Dayyinah harus segera dioperasi karena menderita kalainan pada alat kelaminnya.

Selengkapnya...

Korban Meninggal Akibat DBD Terus Bertambah

Kuningan Terkini - Korban meninggal dunia akibat menderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Kuningan bertambah. Hal tersebut dikarenakan kondisi pasien yang semakin parah saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Selengkapnya...

RS KMC Luragung Tunggu Rekomendasi BPJS

Kuningan Terkini - Pimpinan DPRD Kuningan melakukan sidak ke RS KMC Luragung terkait kerjasama RS KMC Luragung dengan BPJS, Senin (04/05/2016). Namun pada sidak tersebut, pihak BPJS tidak hadir dalam pertemuan tersebut atau mangkir.

Selengkapnya...

World Health Day 2016‬

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) Asep Sufyan Ramadhy SKed Kuningan Terkini - Hari ini 7 April merupakan Hari Kesehatan Sedunia. Untuk tahun 2016 ini, organisasi kesehatan dunia (WHO) menetapkan tema "Beat Diabetes".

Pada 2008, diperkirakan 347 juta orang di dunia menderita diabetes dan prevalensi itu terus bertambah, terutama di negara-negara dengan penduduk berpenghasilan menengah-rendah.

Pada tahun 2012, penyakit tersebut telah menjadi penyebab langsung sekitar 1,5 juta kematian di dunia dan lebih dari 80% diderita oleh berpenghasilan menengah-rendah.

Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi karena kelenjar pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin atau ketika tubuh tidak cukup efektif dalam menggunakan hormon insulin.

Di sisi lain hormon insulin ini berperan dalam mengatur kadar gula darah (glukosa) yang menjadi sumber energi bagi seluruh sel tubuh kita. Ketiadaan insulin menyebabkan glukosa tak dapat masuk ke dalam sel, tak bisa ditransformasikan menjadi energi dan karenanya kadar glukosa meningkat di dalam darah.

Seiring dengan perjalanan waktu, gula darah yang tinggi dapat merusak setiap sistem organ dalam tubuh sehingga mengakibatkan serangan jantung, stroke, kerusakan saraf, gagal ginjal, kebutaan, impotensi dan infeksi yang dapat berakhir dengan tindakan amputasi.

Ada beberapa pesan kunci dari WHO dalam peringatan Hari Kesehatan Sedunia 7 April 2016 ini, antara lain :

1. Epidemi diabetes berlangsung sangat cepat pertambahannya di beberapa negara, bahkan secara dramatis terjadi di kalangan penduduk yang berpenghasilan rendah dan menengah.

2.Sebagian besar kasus diabetes adalah dapat dicegah. Gaya hidup sederhana yang ditandai dengan menjaga berat badan normal, terlibat dalam aktifitas fisik secara teratur, dan diet yang seimbang secara efektif telah terbukti mampu mengurangi risiko terkena diabetes, khususnya diabetes tipe 2.

3.Diabetes sendiri bisa diobati. Diabetes dapat dikendalikan dan dikelola dengan baik sehingga dapat terhindar dari berbagai komplikasi. Peningkatan akses untuk diagnosis dini, pendidikan untuk pengelolaan mandiri, dan pengobatan yang terjangkau merupakan komponen-komponen vital dalam merespon situasi tersebut.

4. Berbagai upaya pencegahan dan pengobatan diabetes menjadi penting dalam rangka mencapai tujuan ke-3 Sustainable Development Goals (SDG's) yakni mengurangi / menurunkan kematian dini akibat penyakit-penyakit tidak menular sekitar 30% pada tahun 2030.

Karena itu, banyak sektor yang berperan penting dalam hal ini termasuk pemerintah, pekerja, pendidik, dunia usaha / industri, sektor swasta, masyarakat sipil, media dan individu sendiri.

 

Penulis : Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) Asep Sufyan Ramadhy SKed

Pemahaman & Kepedulian Remaja Akan HIV Dibawah 20 %

Kuningan Terkini - Hasil survey tingkat pemahaman dan kepedulian remaja terhadap HIV/AIDS cukup mencengangkan sekaligus memprihatinkan. Pasalnya hasil survey tersebut menunjukkan tingkat pemahaman dan kepedulian remaja saat ini berada di bawah 20 persen.

Selengkapnya...

Cegah Diabetes Sejak Dini

Kuningan Terkini - Diabetes mellitus atau kencing manis merupakan salah satu gangguan metabolik yang ditandai kenaikan kadar gula darah. Hingga kini angka kejadiannya terus meningkat.

Selengkapnya...

Masih Ada RS yang Telantarkan Pasien BPJS

Kuningan Terkini – Fraksi Gerindra Persatuan menyampaikan pandangan umum (PU) terhadap enam buah rancangan peraturan daerah (Perda) pada rapat paripurna yang dilaksanakan di ruang Gedung DPRD Kuningan, Senin (28/03/2018).

Selengkapnya...