Kesehatan

DPRD Kaji Pengembangan RS Sekarkamulyan

Kuningan Terkini - Terkait polemik pengembangan RS Sekarkamulyan yang akan dibangun di Desa Cipari Kecamatan CIgugur, pihak DPRD Kuningan tengah melakukan rapat koordinasi antara Komisi I dan IV serta unsur pimpinan untuk melakukan pengkajian.

“DPRD melakukan rapat koordinasi untuk membentuk kajian keselarasan antara ijin dan aturan, diantaranya pengkajian RDTR yang lama, LP2B dan regulasi yang lainnya. Kita kan punya foto satelit, mana yang disebut hutan lindung, hutan garapan, ada ketentuan regulasi untuk menentukan hal itu,” kata Ketua DPRD Kuningan Rana Suparman, diruang lobi DPRD, Selasa (09/02/2016).

Hasil dari kajian yang dilakukan oleh dewan, nantinya akan disampaikan kepada Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Kuningan, bahwa hal tersebut dijadikan standarisasi untuk menentukan ijin pengembangan RS Sekarkamulyan.

“Setelah kajian ini clear dan komprehensif, semua variable terhadap ketentuan perijinan sudah diakomodir disemua pembahasan, kita akan sampaikan rekomendasi dewan ke BKPRD,” jelasnya.

Terkait tuntutan masyarakat setempat dan ormas, untuk menolak dibangunnya RS Sekarkamulyan Cigugur, menurutnya hal itu merupakan hak bagi semua warga. Namun ketika masuk ke DPRD acuannya regulasi.

“Ijin tersebut dikeluarkan atau tidaknya harus sesuai dengan ketentuan. Jika dalam regulasinya jangan ya jngan dipaksakan,” tandasnya. (l.hakim)