• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sel26092017

Last updateSel, 26 Sep 2017 8am

Parlementaria

Komisi DPRD Kuningan Kunker ke Luar Jawa

Komisi DPRD Kuningan Kunker ke Luar Jawa

Kuningan Terkini - Seluruh Komisi DPRD beserta sejumlah pimpinan DPRD Kuningan, bakal mengadakan kunjungan kerja ke luar pulau jawa pada Senin (21/8) esok hari. Tujuan lokasi kunker yang akan dilakukan pekan depan itu, diantaranya yakni mengunjungi Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, Pulau Batam Provinsi Kepulauan Riau dan Palembang Provinsi Sumatera Selatan.

Kunker yang direncanakan selama 4 hari itu, dibagi menjadi empat komisi yakni Komisi I diketuai H Dede Ismail SIP MSi, Komisi II dipimpin Yudi Moh Rodi SE, Komisi III oleh Tresnadi dan Komisi IV dipimpin Drs H Ujang Kosasih MSi. Masing-masing Komisi didampingi langsung koordinatornya dari unsur pimpinan DPRD, sekaligus didampingi dua pendamping dari sekretariat DPRD.

Wakil Ketua DPRD Drs Toto Suharto SFarm Apt kepada awak media kemarin (19/8) mengakui, jika agenda studi banding ke sejumlah wilayah di Sumatera dan Sulawesi tersebut sudah menjadi agenda resmi DPRD yang sudah terjadwal di Badan Musyawarah (Banmus).

“Berdasarkan rencana kerja Banmus DPRD, kita hari Minggu nanti akan melakukan kunjungan kerja dalam rangka studi banding ke daerah-daerah yang lebih maju. Untuk ke Batam Komisi I, Komisi II dan IV ke Makassar, dan Komisi III ke Palembang,” sebutnya.

Menurutnya, ketika lembaga DPRD melakukan studi banding ke luar daerah, tentu saja daerah itu lebih baik dari Kabupaten Kuningan. Sehingga, nantinya akan mendapat referensi bagaimana Kuningan juga lebih baik lagi, terutama dalam rangka meningkatkan PAD. “Kuningan ini kan PAD nya masih jauh dari daerah lain,” tukasnya.

Sementara Sekretaris DPRD H Suraja SE MSi menyampaikan, anggaran untuk setiap anggota dewan dalam biaya SPPD kurang lebih mencapai Rp1,1 juta per orang setiap hari, ditambah biaya hotel per malam mencapai Rp700 ribu untuk dua orang. Adapula ongkos pesawat dengan anggaran sebesar Rp1 juta per orang, dan jika lebih harus dikembalikan.

“Termasuk juga ada transport lokal per komisi dengan hitungan per hari sebesar Rp1,5 juta. Bagi yang tidak ikut tidak akan mendapatkan SPPD, dan nanti anggarannya akan saya kembalikan ke kas daerah. Ini baru tahun ini Komisi kunjungan ke luar Jawa, ini idenya dibuat di renja Banmus DPRD, saya sebagai Sekretariat hanya memfasilitasi saja, saya jaga gawang disini,” pungkasnya. (yan)

Add comment