• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sen25062018

Last updateSab, 23 Jun 2018 10am

Parlementaria

Komisi IV DPRD Kaji Relokasi SDN 17

Komisi IV DPRD saat mengunjungi SDN 17 Kuningan

Kuningan Terkini - Penolakan orang tua siswa terkait rencana relokasi SDN 17 Kuningan ke jalan baru Awirarangan menarik perhatian Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan. Tidak menunggu lama, Ketua Komisi IV DPRD Kuningan H Ujang Kosasih MSi, beserta seluruh jajarannya mengunjungi SDN 17 Kuningan untuk menyerap aspirasi dari kepala sekolah dan komite sekolah.

“Kami sebetulnya sudah mengagendakan seminggu lalu, dan hari ini kita mengunjungi SDN 17 Kuningan. Tadi bersama pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD hadir disana, Alhamdulillah kami bisa diterima kepala sekolah serta perwakilan guru, dan diterima pula Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kuningan,” ucap Ketua Komisi IV DPRD H Ujang Kosasih MSi saat dimintai keterangan persnya, Rabu (4/10).

Kunjungan itu kata Ujang, dalam rangka menyerap aspirasi dari kepala sekolah dan komite sekolah. Hal itu dilakukan, terkait dengan rencana Pemda yang akan merelokasi SDN 17 Kuningan. “Kepala sekolah dan jajaran guru, merasa kaget ketika ada pejabat daerah yang menyampaikan soal relokasi sekolah saat ada acara di SDN 17. Harapan kepala sekolah dan seluruh jajaran guru serta orang tua siswa, SDN 17 tidak direlokasi,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya melakukan kajian terkait rencana relokasi tersebut. Sebab, dari informasi yang diperoleh, rencana relokasi dilakukan karena sekolah itu dinilai sebagai salah satu faktor kemacetan, sekaligus terlalu berdekatan dengan pusat perbelanjaan. Kalau menurut pihak pemerintah, rencana relokasi tersebut karena berdekatan dengan mall.

“Takutnya proses belajar mengajar terganggu dan membuat macet di jalan saat bubar sekolah. Tapi, justru mereka (guru, red) nyaman-nyaman saja saat proses belajar mengajar di tempat itu,” ulasnya.

Terkait hal ini kata Ujang, saat ini pihaknya melakukan kajian. Awalnya, dilokasi tersebut ada tiga sekolah. Kemudian, atas kebijakan pemerintah daerah dilakukan merger menjadi SDN 17 Kuningan. Selain itu, menurut pihak sekolah, SDN 17 menjadi salah satu lokasi pembelajaran untuk menampung siswa yang berdomisili di seputaran pusat kota Kuningan. Lokasi sekolah mudah diakses dengan kendaraan umum.

“Intinya, mereka tidak menginginkan dan keberatan untuk direlokasi ke jalan baru Awirarangan-Sengkahan,” pungkasnya.(Yan)