• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sel17102017

Last updateSel, 17 Okt 2017 6am

Pemerintahan

Pembangunan Pasar Kepuh, 11,5 Miliar

Kepala DPrPP, M Ridwan Setiawan SH MSi bersama Bupati Kuningan, H Acep Purnama, SH, MH

Kuningan Terkini - Pembangunan Pasar Kepuh yang menyerap anggaran 1o miliar dari anggaran daerah dan 1,5 miliar bantuan Provinsi diperkirakan bakal selesai tahun 2017 sekarang ini. Tercatat, ada 3 blok di Pasar Kepuh yang bakal direvitalisasi, yaitu Blok E, Blok F, dan Blok R.

“Semoga revitalisasi Pasar Kepuh selesai tahun ini. Saat ini pun sudah mulai, kita merevitalisasi sebanyak tiga blok,” ucap Kepala DPrPP (Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan) Kuningan, H M Ridwan Setiawan SH MSi kepada, Selasa (19/9).

Pembangunan Pasar Kepuh ini kata Ridwan, bertujuan untuk mengatur kembali peruntukan pasar sesuai dengan peruntukannya. Sebab, masih ditemukan kios-kios yang sudah tidak dipakai dan kondisi jalan pasar yang telah rusak.

“Kita akan perbaiki jalan-jalan disitu, juga kios-kiosnya agar tertata lebih baik lagi. Sehingga, membuat nyaman para pedagang dan pembeli saat melakukan transaksi jual beli di pasar. Hal ini, tentunya dapat meningkatkan daya saing para pedagang dalam menghadapi era globalisasi saat ini,” katanya.

Secara keseluruhan kata Ridwan, penataan ruang itu dapat dimaksimalkan sehingga tepat guna untuk kepentingan masyarakat. Untuk ukuran bangunan, tidak ada perubahan, namun ada efisiensi bangunan. Sehingga, jumlah los itu masih bisa bertambah sebanyak 42.

“Kalau untuk ukuran bangunan itu tidak ada perubahan, dengan efisiensi bangunan seperti saat sekarang. Bahkan dari perhitungan jumlah los itu masih bisa bertambah sekitar 42,” katanya.

Lebih jauh Ridwan menjelaskan, Pembangunan Pasar Kepuh ini sifatnya merupakan bantuan dari pemerintah, jadi para pedagang tidak dibebankan biaya. “Barangkali dalam waktu 3,5 bulan ini, aktivitas jual beli di Pasar Kepuh agak terganggu. Untuk itu, kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” pungkasnya. (yan)

Add comment