• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab16122017

Last updateSab, 16 Des 2017 2am

Pemerintahan

Perokok Beralih ke Vape? Ini Kata Kepala BNNK

Kepala BNN Kuningan, Edi Heryadi

Kuningan Terkini - Banyaknya penyalahguna narkoba di Indonesia salah satunya dipicu oleh tingginya jumlah perokok di Indonesia terutama yang memulainya sejak usia dini. Untuk itu, BNN menyerukan agar sebisa mungkin menjauhi atau jangan memulainya pada usia remaja. Demikian disampaikan Kepala BNN Kuningan, Edi Heryadi kepada Kuningan Terkini, Kamis (23/11/2017).

“Selain menjadi pintu gerbang narkoba, merokok juga menyebabkan penyakit kronis dan meninggal lebih cepat. Akibat bahaya tersebut, banyak perokok yang ingin berhenti atau mencari alternatif akan kecanduannya tersebut,” katanya.

Salah satu alternatif yang digagas oleh beberapa anak muda kata Edi, adalah penggunaan vape. ada penelitian yang menyebutkan rokok elektrik/vape mengandung nikotin cair dan bahan pelarut propilen glikol, dieter glikol, dan gliserin. Jika semua bahan itu dipanaskan akan menghasilkan senyawa nitrosamine dan dapat menyebabkan kanker.

“Artinya, vape tetap menyebabkan kecanduan dan sama berbahayanya dengan rokok bakar biasa. Tentu ini tidak baik, karena seseorang menjadi tidak independen terhadap dirinya sendiri dan bergantung dengan zat candu yang mengendalikan tubuhnya,” paparnya.

Selain itu sambung Edi, dari beberapa penelitian, rokok elektrik dapat memicu inflamasi dalam tubuh, infeksi paru-paru dan meningkatkan risiko asma, stroke serta penyakit jantung. “Karena tidak jauh berbeda bahayanya dengan rokok biasa, maka BNN tidak menyarankan perokok untuk beralih pada vape,” terrangnya.

Diakhir perbincangan, Edi menjelaskan cara terbaik untuk berhenti meroko, yaitu dengan mengurangi dosis sedikit demi sedikit sampai akhirnya berhenti. Jadi bukan malah beralih pada jenis rokok lain. Yang terpenting dari itu semua, yaitu niat yang kuat untuk berhenti merokok. Jalani gaya hidup sehat seperti berolahraga, makan makanan bergizi dan istirahat yang cukup.

“Untuk generasi muda, sebaiknya tidak perlu mencoba rokok hanya karena alasan gaya. Karena kalau sudah kecanduan susah berhentinya dan bisa mengarah menjadi penyalahguna narkoba,” pungkasnya. (Rey)

Add comment