• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Hukum
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sen25032019

Last updateSen, 25 Mar 2019 7pm

Pemerintahan

Terkait Ucapan Laknat, Bupati Minta Maaf

Bupati Kuningan, H Acep Purnama, SH, MH

Kuningan Terkini- Ucapan Bupati Kuningan, H Acep Purnama dalam Video berdurasi 39 detik yang viral di medsos direspon langsung orang nomor satu dikota Kuda. Acep mengaku khilaf dan keseleo lidah saar mengucapkan kepala desa yang tidak memilih Jokowi, laknat.

Seperti diketahui, video berdurasi 39 detik yang viral dimedsos, Bupati Kuningan, H Acep Purnama menyebutkan, Jokowi nyawer ke desa-desa, sehingga desa bisa dibangun, kepala desa bisa diangkat harkat, martabat, dan derajatnya karena berhasil memimpin di desanya. Makanya sampaikan kepada kepala desa dan perangkat desanya, kalau ada yang tidak mendukung Jokowi berarti Laknat.

“Ini murni kesalahan saya, sebenarnya tidak ingin mengatakan itu, di luar kesadaran saya, tiba-tiba terlontar kata-kata itu, saya mengaku khilaf dan minta maaf,” kata Acep didampingi Kabag Humas, DR. Wahyu Hidayah, M.Si, Minggu (17/02/2019).

Menurut Acep, acara tersebut bukan di hadapan kepala desa dan tidak mengundang kepala desa sama sekali. Hal tersebut saat menyampaikan sambutan dalam acara tim relawan Akar Rumput Kuninga,n pada Sabtu, 16 Februari 2019.

"Hal tersebut bukan atas dasar kesengajaan, karena khilaf dan keseleo lidah. Perkataan tersebut mungkin menyinggung salah satu kelompok, sebenarnya saya ingin mengucapkan kata Terlalu. Sekali lagi, saya mohon maaf," ujarnya.

Terpisah, Pengamat politik Kuningan, Sujarwo mengatakan, Bawaslu harus melakukan pemanggilan dan klarifikasi kepada H. Acep Purnama, guna menjaga marwah dan kredibilitas Lembaga yang selama ini dianggap sebagai 'wasit' Pilpres dan Pileg 17 April' 2019.

“Terlepas dari sudah adanya permohanan ma'af dari Acep Purnama, tidak seharusnya Bawaslu menghentikan persoalan tersebut. Hal ini menjadi sangat penting, agar persoalan menjadi lebih terang benderang apakah ucapan H. Acep Purnama mengandung unsur pelanggararan kampanye dan ujaran kebencian atau tidak?,” terangnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh