• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Kam23052019

Last updateKam, 23 Mei 2019 9am

Pemerintahan

Menteri Susi Tenggelamkan Ribuan Benih Ikan

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti  berfoto bersama usai kegiatan.

Kuningan Terkini - Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti menebar 150 ribu ekor benih ikan air tawar serta memberikan bantuan 1,5 ton pakan ikan untuk disebar sekitar Kuningan. Bantuan ini merupakan bagian dari agenda Susi dalam mengkampanyekan Gemar Makan Ikan, di beberapa Kabupaten/Kota Jawa Barat. Kedatangan Susi beserta rombongan disambut Bupati Acep Purnama sembari menghadiri acara Ulang Tahun PUI ke 68 di halaman Desa Cilimus, Kamis Pagi (11/09/2019).

Kehadiran menteri Susi mengundang perhatian warga Cilimus, rupanya mereka yang hadir masih ingat dengan kata "Tenggelamkan" yang populer dan ciri khas menteri yang satu ini. Gara-gara kata "Tenggelamkan!", menteri Susi telah membawa Indonesia menjadi eksportir ikan Tuna terbesar di dunia.

Hal ini mendatangkan devisa yang sangat besar bagi negara. Gara-gara "Tenggelamkan!" pula, harga diri bangsa di kawasan laut terangkat. Kini Kapal asing berpikir dua kali untuk "maling" di laut NKRI.

"Jika ibu bapak beternak ikan, sebaiknya 70 persennya untuk dikonsumsi, 30 persennya di jual. Jangan kebalik, jual ikan untuk beli tempe," tegas Menteri Susi mengingatkan warga akan besarnya nilai gizi ikan.

Menurutnya, makan ikan dapat membuat masyarakat, khususnya anak-anak menjadi cerdas. Banyaknya lembaga pendidikan harus didukung pula dengan kehadiran siswa yang memiliki gizi seimbang dalam tubuhnya. Untuk itu, pihaknya menyediakan 2,5 ton ikan untuk dikonsumsi warga Kuningan.

“Separuhnya, akan di bagikan kepada para santri di beberapa pesantren,” tegasnya.

Diakhir acara, Susi mengajak warga Kuningan untuk mengurangi penggunaan plastik. "Kita punya tugas besar yang harus ditanggulangi secepatnya, yakni keberadaan Sampah plastik di lautan menjadikan negara kita berada di urutan ke-2 setelah Cina sebagai penyumbang sampah plastik di Laut," pungkasnya. (Bubud Sihabudin)

Add comment


Security code
Refresh