• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Jum20102017

Last updateKam, 19 Okt 2017 1pm

Pendidikan

Kapolda Jabar Apresiasi SMK Penerbangan Taufiq Mubarok

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan

Kuningan Terkini - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan mengapresiasi SMK Penerbangan Taufiq Mubarok Kuningan yang didirikan Yayasan Cradentra Mubarok. Menurutnya, tenaga terampil yang ahli di bidang dunia penerbangan cukup dibutuhkan saat ini.

“Berbicara masalah pendidikan, semua negara maju di dunia ini bukan diawali oleh revolusi ekonomi, revolusi militer, tapi negara-negara maju yang ada di dunia berdasarkan sejarah diawali dengan revolusi pendidikan. Saya Kapolda Jabar, akan mendukung semua gerakan yang bersifat membangun pendidikan,” tandas Kapolda Irjen Pol Anto Charliyan saat memberikan sambutannya kemarin, (15/7).

Sebab kata Anton, dasar negara bisa berkembang dan maju adalah karena diawali dari pendidikan yang baik. Namun, sering pula pendidikan hanya berorientasi pada perkembangan pengetahuan. Ia merasa bangga dengan adanya SMK Penerbangan Taufik Mubarok, dimana jika dilihat dari struktur jenis pendidikan, ini adalah pendidikan pokasi, pendidikan yang mengedepankan skill, profesi. Dimana disini nanti akan menciptakan output-output dari pendidikan itu sendiri sebagai seorang ahli.

“Ahli-ahli di bidang penerbangan, bukan penerbangan pilot, namun bisa menjadi crew-crew pemeliharaan pesawat, pemeliharaan mesin dan lain-lain,” bebernya.

Lebih jauh Anton mengatakan, saat ini di Indonesia, cukup banyak memiliki bandara pesawat terbang. Pendidikan pokasi ini merupakan pendidikan yang sangat cocok di negara berkembang. Misalnya Jerman, dulu kenapa maju sebagai negara industri, bukan mengembangkan pendidikan-pendidikan akademik, tapi yang dikembangkan pendidikan pokasi, pendidikan kejuruan.

“Nah ini, SMK Penerbangan merupakan salah satu pendidikan pokasi. Sehingga, kedepan SMK Penerbangan ini diharapkan bisa menghasilkan output yang mampu memiliki kemampuan atau skill di bidangnya. Sebab pada UU Pendidikan disampaikan, tujuan pendidikan nasional itu menjadikan manusia yang bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, dan berilmu,” pungkasnya.(yan)

Add comment