• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min22102017

Last updateJum, 20 Okt 2017 11am

Pendidikan

Disdikbud Bakal Lounching Kampung Literasi

Elon Carlan

Kuniingan Terkini - Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud ) RI, bakal mencanangkan Gerakan Indonesia Membaca dan lounching kampung literasi di Taman Bacaan Masyarakat Hipapelnis, Desa Kalimanggiskulon, Kamis (11/08/2017).

Menurut Kabid Pembinaan PAUD dan Dikmas Elon Carlan M MPd didampingi Kasi PAUD dan Dikmas Lukit Tri Bayu SE MSi, pencanangan rencanaya bakal dilakukan Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH bersama Direktur Jendral PAUD Dikmas Kemendikbud RI. Nantinya, pencanangan sekaligus lounching kampung literasi ditandai dengan donasi buku bagi tujuh TBM di Kabupaten Kuningan.

“Besok itu ada dua kegiatan, pertama pencanangan Gerakan Indonesia Membaca di Kabupaten Kuningan. Alhamdulillah, Kemendikbud RI mempercayakan Kabupaten Kuningan dari hanya 25 kabupaten/kota se Indonesia yang ditunjuk untuk pencanangan ini,” kata Elon menjelaskan.

Usai pencanangan kata Elon, pihaknya akan lounching kampung literasi di TBM Hipapelnis Desa Kalimanggiskulon, Kuningan. Dipilihnya TBM Hipapelnis, karena dinilai memiliki beberapa kriteria sesuai dengan standar tertentu.

“Kami menilai bahwa TBM Hipapelnis ini dari sisi manajemen cukup baik, walaupun dari segi variasi judul dan jumlah buku bacaan, memang ada TBM yang lebih lengkap dan banyak. Namun, kelebihan itu dari sisi pengelolaan dan eksistensinya di masyarakat cukup baik, bahkan masyarakat disana sangat antusias,” ujarnya.

Terlebih sambung Elon, TBM Hipapelnis ini mampu mengembangkan dan melahirkan TBM lainnya di beberapa wilayah berbeda. Jadi bukan hanya di wilayahnya saja, TBM Hipapelnis ini pun mengajak kepada sejumlah desa lainnya untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

“Di TBM Hipapelnis ini, ada program seperti Gerobak Keliling, yakni dengan membawa buku-buku bacaan yang diangkut gerobak lalu berkeliling kampung. Sistemnya itu jemput bola, dengan mendatangi warga yang berkumpul agar berminat untuk membaca,” terangnya.

Lebih jauh Elon mengungkapkan, dari 46 TBM yang ada diwilayah Kuningan, ada sekitar 12 TBM yang terbilang sudah mandiri, karena eksistensinya jelas dan programnya berkelanjutan. “TBM Hipapelnis ini pun pernah menjadi juara pertama kategori keteladanan tingkat Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.(yan)

Add comment