• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab25112017

Last updateJum, 24 Nov 2017 3pm

Pendidikan

PonPes Al Mutawally Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

Penyuluhan bahaya narkoba di ponpes Al Mutawally

Kuningan Terkini - PonPes Al Mutawally bekerjasama dengan Polres Kuningan Menggelar penyuluhan tentang paham radikalisme dan bahaya NARKOTIKA kepada ratusan santri. Penyuluhan berlangsung di aula Pesantren, Sabtu (09/09).

Binmas Polres Kuningan yang dipimpin oleh Ipda Dedi Supriadi mengungkapkan, penyuluhan tersebut guna menyelamatkan generasi muda dari bahayanya pemahaman radikalisme dengan mengatas namakan Islam. Pbertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

“Penyuluhan ini, dilakukan agar santriwan dan santriwati ini paham dan lebih berhati-hati terhadap radikalisme dan peredaran narkoba,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Ipda Dedi Supriadi, penyuluhan dan sosialisasi ini dimaksudkan untuk memperluas informasi kepada para santri ponpes Al Mutawally tentang paham radikalisme dan bahaya narkoba yang mengakibatkan hancurnya masa depan generasi muda penerus perjuangan bangsa.

“Narkoba merupakan pembunuh massal. Sebab, dampak dari penggunaannya sangat fatal karena kerusakan yang ditimbulkannya permanen. Hal ini sesuai hasil penelitian pihak medis, bukan hanya katanya atau slogan saja, sehingga perlu kita lakukan penyuluhan kepada santri agar mengetahui bahaya narkoba tersebut,” paparnya.

Sementara, Pengasuh Ponpes Al mutwally Drs. K.H Nunung Abdullah Dunun mengajak para Guru guru dan santri untuk merapatkan barisan bersama-sama bersatu padu untuk menyatakan perang terhadap narkoba. Sebagai anak bangsa, Ia masih menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk melanjutkan cita-cita bangsa Indonesia.

“Mari ciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, hidup sehat tanpa narkoba, waspada dan hindari narkoba serta jangan sekali-kali terbesit untuk mencoba narkoba. Mari bergandengan tangan, bahu membahu memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sehingga terbebas dari ancaman bahaya narkoba,” ajaknya dia.

Ditempat yang sama, Pembina OSPAMA, Muhamad Khoirudin, S.Sos mengatakan, bahaya narkoba merupakan ancaman serius. Negara sudah diserang oleh pihak luar dengan menghancurkan generasi mudanya. Dan ini perlu penanganan yang sangat serius secara bersama-sama.

“Jika tidak, maka masa depan generasi muda akan hancur,” tegasnya.(dan)

Add comment