• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab25112017

Last updateJum, 24 Nov 2017 3pm

Pendidikan

Pegiat TBM Terima Bantuan 3.000 Buku

Bupati Kuningan saat me3mberikan bantuan 3000 buah buku kepada pegiat TBM di Kuningan.

Kuningan Terkini - Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH menyumbang sebanyak 3.000 buah buku bagi para pegiat Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Kuningan. Sumbangan itu diberikan, saat momentum Hari Aksara Internasional yang dipusatkan di GOR Ewangga Kuningan.

Niat tulus Bupati Acep itu disampaikan, usai acara talk show literasi bertajuk membangun gerakan dan jejaring literasi masyarakat di era digital, yang dipandu Atif Natadisastra bersama narasumber lain seperti penulis sekaligus Notulen Indonesia Lawak Klub (ILK) Maman Suherman, Dirjen PAUD Dikmas Kemendikbud RI Haris Iskandar, dan Ketua Umum Forum FTBM Firman Venayaksa. Bahkan, Bupati Acep berkomitmen untuk membangun TBM di setiap desa secara bertahap.

“Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap gerakan literasi di Kuningan. Kami mendukung gerakan ini melalui program 1 Desa 1 TBM secara bertahap, dan memfasilitasi akses buku pada masyarakat di pelosok,” kata Bupati Acep kepada awak media, Senin (11/9).

Selain itu pula, pihaknya juga terus menerapkan program kewajiban membaca 15 menit sebelum masuk sekolah. Bupati pun sangat mengapresiasi Festival Literasi Indonesia sekaligus rangkaian kegiatan peringatan puncak Hari Aksara Internasional tahun 2017.

“Gerakan ini merupakan langkah awal Kuningan agar gerakan literasi di Kuningan terus bergulir. Saat ini, di Kuningan penduduk yang masih buta aksara tinggal tersisa kurang dari 2 persen saja, dan kami sadar masih memiliki keterbatasan, namun dengan tekad yang serius dari semua pihak, kami siap bersinergi untuk Kuningan yang lebih baik,” tekadnya.

Dirinya mengaku akan tetap konsisten dan konsen, dalam gerakan membaca nasional. “Saya memang sudah meyakini bahwa membaca adalah pondasi penting peradaban, bahkan di zaman yang serba digital ini. Oleh karena itu sejak awal saya mengemban amanat, saya sudah mulai fokus minimal memberikan pesan pesan di berbagai radio pada anak muda bahwa untuk menjadi individu unggul haruslah membaca buku. Walaupun sudah ada google tetap informasi yang terlengkap ada di dalam buku,” ujarnya.

Dia menyatakan, bahwa minat membaca ini memang harus mengedepankan aspek etalatif. Untuk menarik anak muda kata Acep, pihaknya sudah mengembangkan Ruang Baca Hijau di perpustakaan daerah. “Jadi sudah 85 persen, tinggal disempurnakan,” tukasnya.

Komitmen Bupati itu pun dibuktikan dengan tindakan nyata yakni menyumbangkan 3.000 eksemplar buku dari dana pribadinya. “Ini agak mendadak, sebagai bentuk kecintaan saya pada gerakan gemar membaca, saya tergerak untuk menyumbangkan buku Secara pribadi. Itung-itung menitipkan masa depan Kuningan pada anak-anak saya tercinta yang gemar membaca. Semoga generasi masa depan jauh lebih cerdas berkualitas dari generasi kami-kami,” pungkasnya. (yan)

Comments   

 
0 #1 webpage 2017-09-15 17:10
Nice post. I was checking constantly this blog and I'm impressed!
Very helpful info specifically the last part :) I care for such
info a lot. I was looking for this certain information for a long time.
Thank you and good luck.
Quote
 

Add comment