• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab16122017

Last updateSab, 16 Des 2017 2am

Pendidikan

LPK MIM Sukses Pekerjakan Siswanya ke Jepang

LPK MIM Sukses Pekerjakan Siswanya ke Jepang

Kuningan Terkini - LPK (Lembaga Kursus dan Pelatihan) MIM (Mencetak Insan Mandiri) Kabupaten Kuningan telah sukses memberangkatkan sejumlah peserta didiknya untuk bekerja di negara Jepang. Bahkan, dalam waktu dekat pula akan kembali menerbangkan dua siswanya ke Jepang untuk kesekian kalinya.

LPK MIM yang berlokasi di Desa Bojong Kecamatan Cilimus Kuningan itu, merupakan lembaga pendidikan bahasa Jepang dalam pembekalan menghadapi ujian pra magang ke Jepang melalui IM (International Manpower) Japan atau non IM Japan. LPK MIM Kuningan didirikan oleh Ir H Jajat Sudrajat MSi, yang kini menjabat pula sebagai Kepala Dinas PUPR Kuningan.

“Saya dulu berangkat ke Jepang itu dibantu juga sama beliau (Jajat Sudrajat, red) pas tahun 2009. Dulu saya pas mau berangkat itu ada tesnya, kaya tes fisik, tes matematika, dan lainnya. Berangkat tahun 2009 dan habis kontrak itu tahun 2012, jadi di Jepang hanya tiga tahun,” kata Taufik salah seorang siswa LPK MIM yang telah sukses bekerja ke Jepang kepada awak media, Minggu (19/11).

Walaupun hanya tiga tahun bekerja di Jepang, dirinya saat ini telah menikmati jerih payah selama bekerja di negeri sakura dengan mendirikan usaha pabrik konveksi sendiri. Bahkan, ada sebanyak tujuh pegawai yang bekerja di perusahaan konveksinya saat ini.

“Alhamdulillah berkat kerja keras dan sabar dalam bekerja, akhirnya saya sekarang bisa berwirausaha di bidang konveksi. Semoga adik-adik yang sekarang sedang berlatih di LPK MIM, jangan mudah putus asa dan harus rajin mengikuti setiap pelatihan yang diberikan instruktur,” pintanya.

Menurutnya, selama bekerja di negara Jepang, setiap pegawai memiliki kesempatan untuk mengajukan cuti selama satu minggu di setiap tahunnya. Terlebih, di Jepang bisa lebih membentuk seseorang menjadi lebih disiplin dengan etos kerja yang tinggi.

“Jadi selain materi yang kita dapatkan dari Jepang, pelajaran yang kita dapatkan yakni kedisiplinan dan mental. Disana sangat disiplin sekali, apalagi dalam dunia kerja,” katanya.

Owner LPK MIM Kuningan Ir H Jajat Sudrajat MSi menuturkan, LPK MIM didirikan bertujuan untuk membantu program pemerintah daerah dalam mengentaskan angka pengangguran di Kabupaten Kuningan. Langkah ini pun menjadi penting, karena wilayah Kuningan bukan sebagai kawasan insdustri yang memiliki peluang kerja tinggi.

“Adanya LPK MIM ini untuk membantu generasi-generasi muda dalam memperoleh peluang kerja di Jepang. Kita gratiskan biaya pelatihan disini, kita bantu mereka yang memang benar-benar memiliki niat dan kerja keras dalam bekerja,” ucapnya.

LPK MIM ini kata Ajat sapaan akrabnya, merupakan lemabga penyelenggara pendidikan bahasa asing khususnya bahasa Jepang, berfungsi sebagai penunjang calon peserta magang agar bisa lulus serangkaian tes ikut program pemagangan ke Jepang. Baik itu melalui program Disnakertrans maupun ikut program non IM Japan atau SO (Sending Organitator) swasta di seluruh Indonesia.

“Bulan ini kita akan berangkatkan dua orang ke Jepang yaitu Abdurohkman Algofiqih dan Ipan Nurjaman, tepatnya tanggal 22 November besok. Lalu ada juga sebanyak 16 siswa LPK MIM lagi untuk diberangkatkan ke Jepang tahun depan,” pungkasnya. (yan)

Add comment