• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Jum21092018

Last updateJum, 21 Sep 2018 11am

Pendidikan

Siswa SMK KarNas, Apit Juara 1 HTSC Jabar

Siswa SMK KarNas , Apit Juara 1 HTSC Jabar

Kuningan Terkini - Prestasi gemilang tingkat Jawa Barat kembali ditorehkan Apit, siswa kelas XI Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Karya Nasional Kuningan dalam ajang Technical Skill Contest (HTSC) Tingkat pelajar SMK Se-Jawa Barat 2018. Apit berhasil meraih juara 1 setelah menyisihkan 136 siswa SMK se Jabar pada ajang lomba bergengsi ini.

Menurut Manager Technical Development PT Daya Adicipta Motora (DAM), Yadi Heriyadi, kegiatan dilaksanakan di SMK KarNas Kuningan selama dua hari oleh PT DAM selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat.

“Kontes ini bertujuan untuk mendorong para pelajar SMK di Jawa Barat untuk selalu mengasah pengetahuan dan keterampilan, sehingga mampu menjadi lulusan yang berkualitas dan siap serta akan memberikan kontribusi positif untuk kemajuan sekolah dan industri. "Nantinya, kontes akan memilih 3 terbaik dan berhak mewakili Jawa Barat di Kontes Honda Technical Skill for Student tingkat Nasional bulan Juli nanti,” ungkap Yudi.

Pada hari pertama, seluruh peserta mengikuti babak penyisihan yang meliputi soal teori dan kerja bangku. Kemudian hari kedua, para finalis diuji dengan uji kemampuan teknik, yang meliputi ujian teori, ujian Kerja Bangku (analisa teknik) dan ujian trouble shooting. Apit wakil SMK KarNas Kuningan meraih point tertinggi dari rekapitulasi nilai di semua babak kompetisi sehingga dinobatkan sebagai Juara 1.

Kepala SMK KarNas Kuningan, Dr H Yepri Esa Trijaka, M.M.Pd ketika dikonfirmasi, Senin (19/03/2018), mengatakan, dirinya merasa bangga dengan raihan prestasi yang di cetak anak didiknya. Jika tahun sebelumnya SMK KarNas Kuningan meraih Juara 2 tingkat Jawa Barat, kali ini meraih Juara 1.

“SMK KarNas selalu berjuang untuk prestasi, kami berkomitmen untuk menerapkan prinsip kerja keras terhadap guru dan siswa, sebab kerja keras merupakan variabel yang dapat mendekatkan pihaknya dengan target yang dicapai, target menciptakan SDM unggul yang cerdas, kempeten dan religious,” pungkasnya. (gio)

Comments   

 
0 #1 FernChief 2018-03-21 00:49
I have checked your site and i've found some duplicate
content, that's why you don't rank high in google's search results, but there is a
tool that can help you to create 100% unique articles, search for: boorfe's tips unlimited content
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh