• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sen22042019

Last updateSen, 22 Apr 2019 3pm

Pendidikan

FH Uniku Audiensi dengan Komisi Yudisial

Mahasiswa FH Uniku saat audiensi dengan KY

Kuningan Terkini- Dalam rangka penjajakan kerjasama terkait Pemantauan Peradilan, sebanyak 90 orang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kuningan (Uniku) melakukan Audensi dengan Komisi Yudisial (KY) di Auditorium KY Jakarta, Selasa (29/01/2019).

"KY merupakan lembaga pengawas etika hakim, baik di dalam persidangan maupun di luar persidangan,” kata Tenaga Ahli Komisi Yudisial RI, Totok Wintarto menjelaskan.

Jadi kata Totok, KY bukanlah suatu lembaga kehakiman yang dapat menjatuhkan hukuman terhadap seseorang. Penjabaran wewenang KY tersebut berdasarkan Pasal 24B ayat (1) yang berbunyi Komisi Yudisial (KY) bersifat mandiri yang berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung.

“Selain itu, KY mempunyai wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim,” terang Totok.

Lebih lanjut Totok mengungkapkan, sebagai mahasiswa Fakultas Hukum (FH) dituntut untuk bersikap sesuai hukum dan etika. Terlebih, bagi mahasiswa yang bercita-cita ingin menjadi hakim. "Untuk menjadi hakim, maka akan dilihat rekam jejaknya. Bagaimana pergaulannya dalam pendidikan dan lingkungannya,” ujarnya.

Sementara, Wakil Dekan I FH Uniku, Suwari Akhmadhian, SH., MH., menambahkan, saat ini FH Uniku sedang menjajaki kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA), Kejaksaan Agung khususnya Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) dan lembaga lainnya.

"Tujuan dari kerjasama tersebut kata Suwari, adalah untuk meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa. “Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama lagi, kita akan kembali ke Jakarta,” pungkasnya.(NR)

Add comment


Security code
Refresh