• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab25112017

Last updateJum, 24 Nov 2017 3pm

Politik

MR Peduli, ‘Pressure Is a Chance’

HT Mamat Robby Suganda bersama ketua PAN Jabar, Iwan Sulanjana.

Kuningan Terkini - Pengalaman adalah pelajaran paling berharga dalam hidup, melebihi dari apa yang didapatkan di bangku sekolah atau kuliah. Tekanan dan rintangan akan melengkapi pengalaman, sekaligus menempa untuk menjadi pribadi yang kuat dalam menghadapi semua itu. Demikian sepenggal kalimat yang disampaikan Calon Bupati Kuningan dari Partai Demokrat, HT Mamat Robby Suganda kepada Kuningan Terkini, Kamis (08/08/2017).

“Pressure is a chance,” tegas pria yang lahir 17 Agustus 1967, bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI, di desa Dukuh Tengah, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan.

HT Mamat Robby Suganda yang akrab disapa MR Peduli, menyelesaikan Pendidikan Dasar di SDN Cipondok III Kecamatan Cibingbin, lulus tahun 1980, SMPN Cibingbin lulus tahun 1983, SMAN Luragung lulus pada tahun 1986 dan Sarjana SI dalam Bidang Administrasi Niaga di STADS ASMI lulus pada tahun 2007, serta menempuh pendidikan Pasca Sarjana Bidang Study Administrasi Kebijakan Publik di Universitas Pasundan Bandung lulus tahun 2013 Kondisi ekonomi yang penuh kesahajaan rupanya tak berbanding lurus dengan hasil yang diperoleh.

Mamat Robby kecil lahir ditengah kondisi kehidupan yang serba kekurangan, maklum ayahnya hanya seorang Raksabumi (Kaur Ekbang) seorang abdi Desa dengan imbalan hanya berupa bengkok (tanah) desa. Rupanya, Mamat Robby tidak menjadikan semua itu menjadi beban untuk mendapatkan pendidikan seperti anak-anak lain pada umumnya.

Mamat Robby sewaktu SD ikut kakaknya (alm. Toyib Hadi Wijaya) yang menjadi guru di SDN Cipondok III hingga lulus. Saat itu, sekolahanpun masih jarang, wajar jika untuk sampai ke sekolah, Mamat Robby harus berjalan kaki. Agar tidak terlambat, Mamat Robby harus berangkat sebelum matahari terbit menuju sekolahnya di SMPN Cibingbin yang berada di Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin.

Masa-masa kelampun menyelimuti Mamat Robby saat SMP. Masa itu dimulai saat ditinggal Transmigrasi oleh kakaknya (Alm. Toyib Hadi Wijaya ke Bengkulu. Keinginannya untuk meneruskan sekolah sangat tinggi, demi mengejar cita-citanya menyelesaikan sekolah, Mamat Robby pun terpaksa harus berpindah-pindah tempat tinggal dari rumah ke rumah. Mamat Robby kecil pernah tinggal semasa SMP di rumah Bpk Emo (Guru SMP), Bpk Casmad (Guru SMP), Abah Engkun dan beberapa rumah kerabat lainnya.

Rupanya semangat dan keuletan Mamat Robby menjadi modal kuat, sehingga Mamat Robby bisa menyelesaikan sekolahnya di SMPN Cibingbin dan kemudian melanjutkan ke SMAN Luragung sebagai angkatan pertama . Sebagai salah seorang putra Kuningan yang memiliki Semangat juang yang gigih dalam berusaha, Mamat Robby selalu memanfaatkan sebagian besar waktunya untuk menambah jaringan. Baik dalam rangka meningkatkan pengetahuan maupun dalam mewujudkan cita-cita sukses, seperti yang ada dalam benaknya.

Untuk menyambung hidup masa-masa awal di Jakarta, Mamat Robby rela menjadi kernet metromini, jadi pedagang kupat tahu di daerah Bendungan Jago, menjadi Pramuniaga salah satu merek Celana Jeans di Duta Merlin. Pekerjaan lainya ia lakoni hingga kemudian menjadi Marketing disalah satu perusahaan. Dari hasil kerja kerasnya Mamat Robby akhirnya dipercaya untuk menjadi Manager di PT. ADEHA METALINDO yang bekerjasama dengan Perusahaan-Perusahaan Jepang dalam membangun Kawasan-kawasan Industri diseluruh Indonesia.

Bakat Mamat Robby mulai terlihat saat perusahaan yang ditanganinya maju pesat. Sedikit demi sedikit Mamat Robby mulai meyisihkan hasil jerih payahnya untuk ditabung. Hal ini sesuai dengan nasihat seorang Kyai ‘Jika ingin diberikan keluasan rezki, ia harus membahagiakan orang tuanya’. Akhirnya, Mamat Robby memutuskan untuk memberangkatkan ibunda tecintanya Ibu Hj. Salsah beserta istrinya Hj. Mimin Demiasih dan mertua tercinta, alm bpk H. M. Dastim dan ibu Hj. Sarenti ke Tanah Suci. Dari kebiasaanya memanfaatkan waktu untuk menambah jaringan, konon selagi masih mengabdikan dirinya diperusahaan Adeha Metalindo.

Telah banyak komentar yang dilontarkan relasinya agar Mamat Robby segera mengembangkan potensi dengan membuka usaha sendiri. Meski masih asyik di dunia perantauan, alumni SMAN Luragung ini ternyata sangat peduli terhadap tanah kelahirannya khususnya dalam bidang pendidikan.

Untuk mewujudkan bentuk kepedulian terhadap lemah cai, Ia pun mendonasikan sebagian hartanya untuk kemajuan dunia pendidikan dengan mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Auto Matsuda di Desa Kutaraja Kecamatan Maleber. Dalam pandangannya, keberhasilan seorang manusia tidak lepas dari sentuhan Pendidikan.

“Saya salut dengan orang Kuningan yang banyak berhasil di Jakarta maupun kota besar lainnya,” kata Mamat Robby menjelaskan. Semua itu kata MR, tidak terlepas dari sentuhan pendidikan dan semangat juang yang dimiliki orang Kuningan. Kuningan memiliki banyak potensi dalam bidang sumber daya manusia.

“Apalagi secara kultur, masyarakat Kuningan dikenal sangat santun dan agamis, serta memiliki kepribadian yang tangguh dan pantang menyerah,” terangnya. Kesuksesan saat menduduki posisi penting sebagai komisaris PT. Regan Matsuda, direktur utama PT. Tetra Suci Pratama, dan manajer marketing PT. Adeha Metalindo belum cukup bagi Ayah empat anak (Suci Chintia Suganda, Regan Suganda, M Raihan Suganda, Kamilah Aulia Suganda).

Tidak hanya aktif di dunia bisnis, tapi juga terbilang eksis di salah satu partai politik dengan menjadi pengurus di Partai Demokrat yang menghantarnya menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Mamat Robby pun cukup aktif diberbagai organisasi, diantaranya sebagai Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia Prov. Jawa Barat dan berhasil meraih MEDALI EMAS di PON XVIII tahun 2012 di RIAU selama 16 tahun belum pernah mendapatkan MEDALI EMAS, Pengurus KONI Jawa Barat dan Ketua Yayasan Auto Matsuda. Harapan dan kepeduliannya hingga melahirkan keyakinannya untuk mewujudkan masyarakat Kuningan mendapatkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis serta terbukanya Lapangan Pekerjaan.

H.T Mamat Robby Suganda mempunyai cita-cita yang suci untuk mengabdikan dirinya kepada tanah kelahirannya Kuningan. Keinginan tersebut dibuktikan ketika Mamat Robby dipercaya menjadi ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat yang membidangi pendapatan daerah dan anggaran. Ia senantiasa berupaya keras menjalankan fungsinya, diantaranya menyalurkan aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat X yang meliputi Kabupaten Kuningan, Ciamis, dan Kota Banjar.

Memupuk pengalaman politik sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, pada 2013 memilih untuk mendaftar menjadi bagian kandidat calon wakil bupati Kuningan yang diusung partai Demokrat dengan calon bupati H Momon Rochmana. Meski hasilnya kurang memuaskan, namun pasangan H Momon Rochmana dan H Mamat Robby atau yang dikenang dengan sebutan pasangan Rochmat, menduduki peringkat ke dua dengan perolehan 37,34%.

Sedangkan pemenangnya, pasangan Hj Utje Ch Suganda yang merupakan istri dari bupati incumbent dan H Acep Purnama dengan perolehan 44,99%. Berbekal pengalaman pilkada pada 2013, pria yang pernah mendapat perolehan suara terbanyak di dapil X Jawa Barat pada Pileg 2009 dengan perolehan suara hampir menembus 86 ribu suara, pada bursa pilkada serentak pada 2018 mendatang, akan kembali maju sebagai salah kandidat Calon Bupati Kuningan.(***)

Comments   

 
0 #4 clownfish app 2017-10-22 07:58
Yoս basiϲally neeɗ to make certain changes witһ the
time and date oof your handѕet
Quote
 
 
0 #3 anddroid app market 2017-10-11 01:00
Greаt article! Ԝе will Ьe linking to this pɑrticularly great post on our website.
Keep uρ the ɡood writing.
Quote
 
 
0 #2 free android apps 2017-10-10 23:41
Greate pieces. Keер posting such қind ߋf info on your blog.
Im realⅼy impressed by your blog.
Ꮋelⅼ᧐ there, Yoս һave done a great job.
Ι will definiteⅼy digg it and personally ѕuggest to my friends.
I'm sᥙre they wiⅼl be benefited from this website.
Quote
 
 
0 #1 PatriceX 2017-10-06 02:01
I see your blog needs some fresh posts. Writing manually takes a lot of
time, but there is tool for this time consuming task, search for;
Wrastain's tools for content
Quote
 

Add comment