• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab25112017

Last updateJum, 24 Nov 2017 3pm

Politik

Pilgub Jabar 2018, Eka-Tatang Siap Bertarung

Eka santosa (Kanan) - Tatang Zaenudin (kiri).

Kuningan Terkini – Perhelatan Pilgub Jabar 2018 semakin memanas. Setelah sebelumnya muncul pasangan Deddy Mizwar - Ahmad Syaiku, Ridwan Kamil - Agung Suryamal, kini muncul Eka santosa - Tatang Zaenudin, pasangan baru yang bakal meramaikan Pilkada Jabar 2018.

Eka santosa yang saat ini menjabat Ketua Umum Gerakan Hejo serta Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin yang dalam tiga tahun terakhir publik nasional mengenalnya sebagai Deputi Operasional Badan SAR Nasional bersilaturahim di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa di Pasir Impun Kabupaten Bandung, Minggu (10/09/2017).

“Banyak kesamaan visi dan misi saya dengan Kang Eka, untuk maju ke Pilgub Jabar 2018. Soal lingkungan hidup yang amburadul dalam satu dekade terakhir, ini salah satu pertimbangan kami. Bila diizinkan, sepakat berdua segera membenahinya. Pahamlah saya soal karakter alam dan 46 juta jiwa penduduk Jabar,” papar Kang Tatang kala mengadakan konperensi pers di Alam Santosa (11/9/2017)

Menurut Kang Tatang, Kang Eka sudah lama dikenalnya sejak menjadi Ketua DPRD Jabar (1999 -2004) hingga saat di DPR RI (2204 – 2009), serta kiprah lainnya di kegiatan budaya dan social kemasyarakatan.

“Kang Eka bukan orang asing bagi saya, kiprah dan pemikirannya yang ikut dan pahami. Contohnya, ini Kawasan Alam Santosa yang dulu kritis, kini menghijau dan bermanfaat bagi banyak orang, itu karya luar biasa bagi saya,” ujarnya.

Sementara, Eka Santosa yang kini menjabat sebagai Sekjen BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar dan Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, mengamati munculnya pasangan yang katanya sudah mendeklarasikan-diri serta siap maju ke Pilgub Jabar 2018.

”Saya dan Kang Tatang tak gentar. Semua itu baru sebatas katanya dan katanya. Kami realistis saja, bukan katanya lagi,” ujarnya sambil menambahkan dirinya yang dalam dua tahun terakhir ini maju dengan dukungan tokoh Jabar Solihin GP.

Menariknya, sesi konperensi pers bersama di Kawasan Alam Santosa, pagi itu diakhiri dengan adu panco. ”Ini kami bukan untuk adu jagoan. Semata untuk menyalukan power. Nah, ini soal bukti keakraban kami, bukan hari ini saja ternyata sudah sejak lama,” terangnya.

Galibnya, pertemuan dua sosok ini semoga mampu mendinamisasi publik Jabar dalam menyemarakkan demokrasi di Jabar dan Nasional. ”Ini yang kita tuju, bukan sebaliknya mengkotak-kotakkan warga Jabar. Tumbuhkanlah, bunga-bunga baru demi menyuburkan alam demokrasi kita,” pungkus jurnalis Ellyda yang diamini rekannya Bagoes Rintohadi. (Harri Safiari)

Add comment