• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam23112017

Last updateKam, 23 Nov 2017 10pm

Politik

Gerindra Tepis Isu Pemaketan MR-Udin

Jajaran pengurus Gerindra Kuningan

Kuningan Terkini - Munculnya isu pemaketan Mamat Robby dengan Udin Kusnaedi (MU) mendapat tanggapan langsung Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan, H Dede Ismail SIP. Bahkan, isu tersebut dianggap tidak berdasar karena belum ada keputusan mutlak untuk paket pasangan calon (Paslon) dari koalisi umat.

“Belum benar lah (paket MU, red), kan seperti ini kalau Pak H Udin ini kapasitasnya beliau ketua partai sekaligus bakal calon (kandidat) atau kontestan, sedangkan Pak Mamat Robby ini kan hanya sebagai kontestan atau calon. Berbeda dengan kami, kan kami yang punya kewenangan menentukan sikap siapa yang bakal kita usung dalam koalisi ini, nah kami mempunyai hak suara dan kalau calon tidak mempunyai hak untuk suara atau berpendapat. Jadi kami partai-partai politik ini yang mempunyai kewenangan menentukan, bukan calon, ini isu kabar miring,” ucap Ketua DPC Partai Gerindra H Dede Ismail SIP saat dimintai keterangan persnya, Selasa (17/10).

Dirinya menyebut, keputusan final untuk pemaketan paslon dalam Koalisi Umat akan segera dilakukan paling cepat akhir bulan ini. Saat ini, partainya sendiri masih dalam tahapan penjaringan dan penyaringan bagi calon bupati/wakil bupati untuk Pilkada 2018.

“Terkait rekomendasi, semuanya adalah keputusan DPP maupun DPD. Jadi belum final saat ini, masih tahapan dan proses. Sebab, selain melakukan survey di internal, juga dilakukan beberapa tahapan selanjutnya terkait kesiapan bakal calon menjadi kader Partai Gerindra,” tandasnya.

Pihaknya menegaskan, hingga detik ini Koalisi Umat masih utuh dan terjalin komunikasi yang baik antar petinggi parpol (PKS, Demokrat, dan PAN). Dari empat parpol Koalisi Umat, di akhir bulan ini akan diadakan agenda pertemuan dalam menindaklanjuti sikap politik di Pilkada 2018.

“Kita nanti akan berkumpul, untuk menentukan sikap dari masing-masing parpol yang mencalonkan kadernya sebagai bupati/wakil bupati. Bahkan kemungkinan pula dari partai diluar Koalisi Umat bisa bergabung seperti PPP, dan kemungkinan besar pula Partai Golkar bisa bergabung, kalau Koalisi Umat ini sudah solid lah,” katanya.

Dirinya meyakini, bahwa Koalisi Umat ini sudah sependapat untuk tidak mengutamakan kepentingan individu dari organisasi maupun parpol, namun lebih mengutamakan kepentingan masyarakat Kabupaten Kuningan. (yan)

Add comment