• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min22042018

Last updateSab, 21 Apr 2018 1am

Politik

Tidak Taat Aturan, Rana Tegaskan Bakal Dipecat

Ketua DPC PDIP Kuningan saat melantik pengurus Banteng Muda Indonesia Kuningan.

Kuningan Terkini - Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Kuningan, Rana Suparman, S.Sos melantik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Banteng Muda Indonesia (BMI) Kuningan di Aula RM. Lembah Ciremai, Kuningan, Senin (11/12/2017). Pelantikan Sayap PDI-Perjuangan yang diketuai Sukadi dihadiri jajaran pengurus DPD BMI, Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, dan seluruh PAC dari 32 Kecamatan.

Dalam sambutannya, Rana Suparman, S.Sos menyampaikan, dirinya merasa bangga melihat generasi muda PDI Perjuangan, sudah bisa bekerja dan membuktikan kepada DPC dan menjawab tantangan situasi sekarang dengan mampu mengkonsolidasikan struktur Banteng Muda Indonesia (BMI).

“Semoga nanti kedepan Banteng Muda Indonesia (BMI) menjadi satu garda yang dapat dibanggakan untuk menjadi satu wadah pengkaderan atau tempat terbangunnya kader-kader yang mempunyai wawasan ideology,” katanya.

Rana berharap, semoga teman-teman BMI menjadi satu wadah untuk regenerasi partai. Sehingga, partai tidak terputus regenerasinya. Yang perlu di perhatikan, ada dua tugas yang melekat di pundak teman-teman BMI. Yaitu, apa yang sudah dilakukan oleh Mbak Puti Guntur Soekarno, yakni kerja politik dan kerja ideologi.

“Disini hadir 32 PAC PDI-P untuk melihat sejauh mana potensi partai sudah bisa ditujukan dan untuk berkiprah dalam menghadapi event yang paling dekat tahun 2018. Tahun 2018 merupakan pintu untuk kemenangan di 2019,” ujarnya.

Seluruh kader sambung Rana, harus tunduk dan taat kepada keputusan DPP Partai. Siapapun nanti yang akan mendapat rekomendasi dari DPP untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati, segenap jajaran partai yang terdiri dari DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, Departemen Partai, Komite Partai, Sayap Partai, harus tunduk kepada apa yang menjadi keputusan DPP Partai dan wajib hukumnya.

“Saya sebagai Ketua Cabang Partai, apabila nanti masih ada yang ngutik ngutik dengan alasan tidak sesuai dengan harapan, dengan tegas akan dikenakan sanksi pemecatan. Karena dengan tidak taat kepada partai maka tanpa kita sadari itu sedang mengeroposi kekuatan partai,” tegasnya.

Tahun 2018 terangnya, adalah satu medan perang yang harus dijawab bersama-sama. Jangan takut apabila harus sendirian, PDI-Perjuangan memiliki 10 Kursi. Berdasarkan ketentuan bisa mencalonkan sendiri. Apabila DPP memutuskan sendirian atau satu paket, tidak boleh takut, asal dari sekarang dekat dan bersentuhan dengan masyarakat.

“Saya yakin masyarakat akan bersama sama ikut dengan PDI Perjuangan. Dari sekarang saya berharap kepada PAC, DPC, Ranting, dekati tetangga, dekati saudara, sampaikan cara pandang kita, bahwa Pilkada itu tidak hanya sebatas menempatkan orang, tetapi dibalik pilkada itu adalah bertujuan untuk mewujudkan sosialisme indonesia yang dicita citakan oleh Bung Karno,” tutupnya. (Han)

Add comment