• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sen23072018

Last updateSab, 21 Jul 2018 8pm

Politik

Kepada Paslon, Panwas Ingatkan 3 Hal

Ketua Panwas Kuningan, Jubaedi

Kuningan Terkini – Setelah masing-masing pasangan calon (Paslon) bupati/wakil Bupati Kuningan memperoleh nomor urut yang telah ditetapkan, ada tiga hal yang harus di ketahui bersama oleh seluruh paslon bupati/wakil bupati Kuningan 2018. Hal itu disampaikan Ketua Panwaslu Kuningan, Jubaedi, usai menghadiri pengundian nomor urut, di Hotel Horison Tirta Sanita Sangkanhurip, Selasa (13/02/2018).

“Ke tiga hal tersebut diantaranya, mengurus surat izin dari kepolisian untuk kampanya, tidak melakukan kampanye dihari tenang, dan tidak melakukan money politic atau politik uang,” kata Jubaedi menjelaskan.

Terkait mengurus surat izin kampanya dari kepo9lisian kata Jubaedi, hal ini mengacu kepada peraturan pemerintah no 60 tahun 2017 pasal 18. Bahwa izin kegiatan politik di urus tujuh hari kerja sebelum kegiatan dilaksanakan. “Saat melakukan kegiatan kampanye, baik itu tatap muka, dialog, dan pertemuan terbatas, jangan sampai berbenturan dengan jajaran panwas di semua tingkatan,”papar Jubaedi.

Kemudian terkait tidak melakukan kampanye dihari tenang sambung Jubaedi, karena masing masing paslon diberikan keleluasaan dengan masa kampanye yang panjang, yaitu 129 hari. “Ketika 129 hari masa kampanye sudah dilalui, jangan sampai tim sukses melakukan kampanye di hari tenang,” tegasnya.

Sementara hal yang ketiga yaitu tidak melakukan money politik terang Jubaedi, karena dana kampanye tahun ini sebanyak 26 miliar. Ini bukan angka yang sesdikit, tapi sangat fantastis. Dana tersebut diberikan untuk memberikan edukasi politik kepada masyarakat, bukan untuk melakukan money politc (politik uang).

“Jika apa yang dilarang sesuai dengan UU mengenai tahapan kampanye, baik itu UU no 10 tahun 2016 maupun PKPU 2017, panwas harus mendiskualifikasi paslon yang melanggar tersebut,” terangnya.

Untuk itu tegas Jubaedi, pihaknya mengingatkan kepada seluruh paslon, agar memahami dan mentaati aturan perundang-undangan, terutama regulasi yang mengatur tentang tahapan kampanye. Karena tahapan kampanye merupakan tahapan yang paling krusial.

“Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas, keamanan dan ketertiban selama masa kampanye khususnya. Mohon kerjasama kepada tiga paslon, kita sepakat untuk melaluinya dengan sebaik-baiknya. Kita sama-sama bertekad untuk mensukseskan pilkada di kabupaten kuningan secara demokratis,”pungkas Jubaedi. (Han).

Add comment


Security code
Refresh