• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam21062018

Last updateKam, 21 Jun 2018 1pm

Politik

Asep: Seluruh Paslon Sudah Serahkan Desain APK

Penyerahan desin APK paslon kepada KPUD Kuningan.

KUNINGAN TERKINI – Tiga paslon yang yang bakal bertarung di pilkada Kuningan 2018 telah menyerahkan desain Alat Peraga Kampanye kepada KPUD Kuningan. Penyerahan AOK ditandai dengan berita acara serah terima desain Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanye, di Kantor KPU Kuningan, Jum'at (16/02/2018). Penandatanganan berita acara di saksikan oleh Anggota Panwaslu, Abdul Jalil Hermawan.

Desain yang diserahkan mencakup baligo, umbul-umbul, spanduk, flyer, leaflet, pamflet dan poster. Selanjutnya desain tersebut segera diserahkan oleh KPU kepada pihak penyedia jasa percetakan.

Komisioner KPU divisi SDM dan Parmas, Asep Z Fauzi menyampaikan, proses pencermatan dilakukan untuk memastikan prosedur sebelum pencetakan. Yang diatur sesuai PKPU nomor 4, tahun 2017 tentang Kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

"Dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye dijelaskan bahwa desain dan pembiayaan untuk menyiapkan bahan kampanye dan alat kampanye menjadi tanggung jawab tim kampanye. Sebelum dicetak kewajiban KPU adalah mengkroscek desain dari tim kampanye agar sesuai ketentuan," kata Asfa panggilan akrabnya.

Alat Peraga Kampanye yang di cetak lanjut Asfa berupa baligho, spanduk dan umbul-umbul. Sedangkan Bahan Kampanye terdiri dari 4 macam yaitu flyer, leaflet, pamplet, dan poster. Ukuran yang akan dicetak yaitu baligho 3 x 5 meter 5 buah, spanduk 6 x 1 meter 2 buah dan umbul-umbul 5 x 1 meter dicetak 20 buah. Sementara, untuk semua jenis bahan kampanye, KPU akan mencetak sesuai jumlah Kepala Keluarga yaitu 340.935 buah.

“Namun khusus poster hanya dicetak 30 persennya saja. Bahan kampanye basisnya adalah jumlah KK , berdasarkan jumlah yang didapatkan dari Disdukcapil per semester pertama 2016," ujarnya.

Jenis bahan kampanye selain poster dicetak dua muka. Hal ini untuk memaksimalkan penyampaian informasi baik visi, misi maupun program terhadap pemilih. Adapun leaflet, pamplet, dan brosur, fungsinya tidak untuk di tempelkan, etapi sebagai pegangan pemilih guna mendapatkan informasi berkaitan dengan pemimpin yang akan menjadi pilihannya.

"Desain yang diberikan sudah melalui tahapan pemeriksaan, konten apa saja yang boleh dimuat dalam desain dan konten apa saja yang tidak boleh dimuat dalam desain," pungkasnya. (Han).