• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab16122017

Last updateSab, 16 Des 2017 2am

Profil

Prince of Songkhla University, Ini Cerita Dede Sri Rahayu

Dede Sri Rahayu (paling kanan depan berjilbab putih) berfose bersama mahasiswa dan dosen PSU, Assistant Professor Dr. Siriluk Bangchokdi di kelas Taxation dalam rangkaian “Sit in Programme” di Prince of Songkhla University (PSU) Thailand

Kuningan Terkini - Mahasiswa S1 Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kuningan (FE Uniku), Dede Sri Rahayu menjadi salah satu duta mahasiswa Indonesia untuk mengikuti Sit in Program di Prince of Songkhla University (PSU) Thailand. Bersama mahasiswa lainnya dari sejumlah negara, Dede turut serta merasakan iklim akademik dan budaya Thailand.

“Saya sungguh beruntung, dari ribuan mahasiswa Uniku, saya terpilih untuk mengikuti ‘sit in programme’ di Prince of Songkhla University, Thailand. Tidak pernah saya bermimpi bisa keluar negeri mengikuti sit in di kelas bisnis dan manajemen dengan iklim akademik bernuansa internasional,” kata Dede kepada Kuningan Terkini, Kamis (30/11/2017).

Di Prince of Songkhla Universit sambung Dede, bahasa pengantar dalam proses pembelajaran, sepenuhnya menggunakan Bahasa Inggris. Di dalam kelas di lengkapi berbagai fasilitas, seperti proyektor, layar, komputer, dan disediakan meja untuk untuk 4 orang mahasiswa. Dosennya ramah-ramah, mahasiswanya pun ramah, bersahabat dan baik hati.

“Kemampuan Bahasa Inggris menjadi keharusan untuk bisa mengikuti pembelajaran di PSU. Mahasiswanya sangat bertanggung jawab dan mempunyai komitmen yang tinggi untuk kuliah mereka,” terangnya.

Lebih jauh Dede mengungkapkan ketika Ia pergi jalan-jalan di Thailand. Mahasiswa PSU mengantarnya dengan sabar. “Ketika saya belanja, mereka menunggu dengan sabar sambil membaca dan tidak mengenal tempat,” ucapnya.

Di PSU juga terang Dede, dirinya sempat berkenalan dengan Wahyu, mahasiswa tingkat 1 asal Indonesia. Ia dan sejumlah mahasiswa Thailand mengantarnya ke kelas-kelas untuk orientasi awal sebelum perkuliahan esok harinya. “Tentu saja saya merasa senang, ada mahasiswa Indonesia yang kuliah S1 di Thailand. Ia mengantar untuk melihat kelas yang akan dimasuki esok harinya,” tuturnya.

Pada Kamis, 16 November 2017 ungkap Dede, Ia memulai kegiatan pada jam 11.00 waktu setempat dan berangkat dari guest house menuju kampus. Ia bertemu dengan Ketua International Student Club untuk saling mengenal satu sama lain. sambil makan siang bersama, Ketua International Student Club menjelaskan aturan yang harus dipatuhi selama berada di Prince of Songkhla University.

“Jam satu siang kami masuk kelas Taxation di tingkat 3 dengan pengajar Assist. Professor Dr. Siriluk Bangchokdi. Kami belajar mengenai pajak pertambahan nilai yang ada di Thailand. PPN di Thailand 7%,” ungkapnya.

Saat mengajar papar Dede, dosen tidak terfokus pada powerpoint. Kelas dibagi menjadi 14 kelompok dan setiap mahasiswa dari Indonesia dipisahkan dan digabung dengan mahasiswa Thailand. “Saya satu kelompok dengan Muna dan Lili. Saya berbincang lumayan banyak dengan Muna. Muna menurut saya adalah salah satu mahasiswa berprestasi yang ada di PSU. Dia pernah mengikuti student exchange program ke Amerika Serikat selama 5 bulan dan ke Inggris selama 3 bulan,” pungkasnya.(NonaRizky)

Add comment