• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam13122018

Last updateKam, 13 Des 2018 9am

Sosial

Galang Dana Perantau Kuningan Capai 700 Juta

Malam Silaturahmi Peduli Bencana Alam

KUNINGAN TERKINI – Peduli terhadap kampung halaman merupakan bukti rasa memiliki terhadap tanah kelahiran. Mengetahui kampung halamannya diterjang bencana alam, longsor, banjir, dan pergerakan tanah. Komunitas Rukun Wargi Kuningan (RWK) menggelar kegiatan Malam Silaturahmi Peduli Bencana Alam, di Balai Agung Pemprov DKI Jakarta, Selasa (13/03/2018) malam.

Acara yang digagas oleh RWK, juga dihadiri oleh beberapa komunitas perantau kuningan lainnya. Diantaranya, Komunitas Wargi Kuningan (KWK), Barudak Rantau Kuningan Sunda (Barakuda), dan Komunitas Perantau Kuningan (KPK). Serta dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Sandiago Uno.

Koordinator Kegiatan, Yusuf Oblet memaparkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para perantau, terhadap korban bencana alam yang terjadi di Kabupaten Kuningan beberapa waktu lalu. “Alhamdulilah kami bisa berkumpul bersama di satu lokasi. Ini wujud kepedulian kami warga pituin asli Kuningan yang berada di wilayah Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang, dan Depok. Semoga dana yang terkumpul, dapat meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yang terkena musibah,” kata Yusuf kepada KaTer melalui sambungan teleponnya, Rabu (14/3/2018).

Dana yang terkumpul sebesar Rp 700 juta. Dana tersebut diperoleh dari kegiatan pemggalangan dana rekan-rekan perantau. “Semoga sumbangan tersebut bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.

Kepala BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin juga turut hadir dalam Malam Silaturahmi Peduli Bencana Alam di Wilayah Kuningan, mengatakan sangat mengapresiasi terselenggaranya acara tersebut.

“Atas nama Pemerintah Daerah, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para perantau Kuningan, atas kepeduliannya untuk para korban bencana alam. Semoga ini menjadi ladang amal bagi kita semua,” kata Agus kepada KaTer.

Saat ini terang Adus, pihaknya tengah mempersiapkan hunian sementara (huntara) untuk para pengungsi korban bencana alam, “Semoga semuanya berjalan lancar. Tidak ada lagi bencana susulan, dan para pengungsi bisa hidup layak seperti biasanya,” pungkasnya. (Han)

Add comment


Security code
Refresh