• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab18082018

Last updateSab, 18 Agu 2018 9am

Sosial

Pengungsi Minta Huntara Segera Dibangun

Pengungai asal Dusun Cigerut Wetan Desa Cipakem

KUNINGAN TERKINI – Merindukan hidup normal dan berkumpul dengan keluarga sangat diharapkan warga Dusun Cigerut Wetan Desa Cipakem yang terdampak bencana. Genap satu bulan, 164 jiwa dari 53 Kepala Keluarga (KK) tinggal di pengungsian, mereka hanya bisa berdoa dan berharap agar kehidupannya kembali normal seperti sediakala.

Tercatat, dari jumlah keseluruhan 84 KK, 53 KK masih tinggal di pengungsian. Sisanya tersebar, ada yang numpang bersama kerabat, ngontrak rumah dan ada pula yang merantau. Pengungsi bingung, antara memaksakan diri pulang kampung atau memilih diam di pengungsian ditemani rasa jenuh dan gelisah tanpa ada kejelasan.

“Mereka juga memiliki keinginan untuk mengontrak rumah seperti yang lain, tapi apalah daya, untuk bayar bulanannya dari mana. Mereka tidak mampu,” kata Sofyan, salah seorang pemuda yang bertugas mengurus pengungsi di SMK Samiudin Plus Cipakem, Selasa (27/03/2018).

Sofyan menegaskan, warga yang masih mengungsi itu hanya berharap bedeng (hunian sementara, red) segera datang dan segera dibangun. Seluruh warga sangat merindukan hidup normal, berkumpul dengan keluarga sebagaimana sebelumnya. Setidaknya, hunian sementara bisa mengobati trauma dan kegelisahan warga yang selama ini kaku di pengungsian.

“Sampai saat ini hujan terus turun, walaupun intensitasnya tidak seperti dulu lagi. Jujur saja, semuanya khawatir dan tidak mau kalau harus pulang ke rumah lagi,” jelas Sofyan.

Hal senada disampaikan salah seorang petugas lainnya, Jejen. Selama sebulan, pengungsi mendapat perhatian penuh dari pemerintah dan lembaga yang mengulurkan tangan memberi bantuan. Pihaknya berterimakasih atas kepedulian seluruh warga yang sudah berkenan memberikan bantuan baik dalam bentuk uang, sandang, dan pangan.

“Harapan warga sekarang adalah segera dibangun Huntara. Supaya pengungsi bisa tenang dan berkumpul bersama keluarga,”pungkas Jejen. (Han).

Add comment


Security code
Refresh