• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Kam12122019

Last updateRab, 11 Des 2019 10pm

BJB

Aneka

Seminar Bakamla RI, Sempurnakan Strategi Pangamanan Laut

Seminar Bakamla RI, Sempurnakan Strategi Pangamanan Laut

Kuningan Terkini - Setelah beberapa waktu lalu mengundang perwakilan mitra maritim wilayah otoritas Laut Natuna Utara di Kepulauan Riau, kali ini Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) mengundang perwakilan mitra maritim di otoritas Pusat untuk mengharmonisasikan draft Strategi Pengamanan Laut Natuna Utara. Kegiatan berlangsung di Aula Mabes Bakamla RI/IDNCG, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).

Kasubdit Harmonisasi Strategi Kamla Kolonel Bakamla, Andy Kirnanda W, S.H, MH dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan ini selain untuk penguatan strategi keamanan laut melalui pengaturan bersama berwujud Peraturan Nasional, juga untuk menyempurnakan rancangan draft strategi pengamanan Laut Natuna Utara yang akan segera difinalisasi.

Marsekal Muda dengan 14 tanda kehormatan membahas secara mendalam tentang Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dalam Pengamanan Wilayah Yurisdiksi Indonesia. Dipaparkannya tentang posisi Indonesia sebagai strategic junction pelayaran internasional, strategic fishing ground, strategic potential business dan strategic key partner bagi negara-negara besar, serta posisi kelembagaan Bakamla RI/IDNCG yang dikoordinasikan oleh Menko Polhukam.

Menurutnya ada beberapa permasalahan di sektor kelautan seperti peraturan yang belum jelas dan tumpang tindih, pencemaran dan kerusakan laut, lemahnya pengawasan, ditambah dengan sistem data informasi yang belum terintegrasi. Untuk itu dibutuhkan peran setiap lembaga, baik aktor negara maupun aktor non negara untuk melakukan fungsinya masing-masing.

“Saya menyarankan untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar kementerian/lembaga (K/L), mengembangkan kapasitas lembaga maritim, mengintegrasikan sistem informasi K/L, mengembangkan pengetahuan dan teknologi keamanan laut serta meningkatkan sinergitas antar K/L,” katanya.

Kegiatan dilanjutkan narasumber Basilio Dias Araujo. Dalam kesempatan ini, Basilio membawakan materi terkait Implementasi Kebijakan Kelautan Indonesia Guna Meningkatkan Pengelolaan Sumber Daya dan Ekonomi di Wilayah Laut Natuna Utara.

“Natuna dapat dijadikan sebagai supply base untuk Laut Natuna Utara. Untuk itu perlu memperkuat nelayan sebagai penjaga kedaulatan, memperkuat infrastruktur Pelabuhan di Selat Lampa, meningkatkan frekuensi kapal barang dan penumpang, dan memperkuat pertahanan dan keamanan untuk mendukung kegiatan masyarakat di Laut Natuna Utara,” paparnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh