• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab25092021

Last updateKam, 23 Sep 2021 10pm

BJB

Aneka

Yusron Kholid: Tahun 2020 Tahun Masker

Yusron Kholid

Kuningan Terkini - Walau masih ada orang yang tidak percaya covid 19, tapi diyakini mereka pernah menggunakan masker mengingat ada aturan bagi yang berperjalanan. Demikian disampaikan mantan Kakandepag Kuningan, H. Yusron Kholid, S.Ag, M.Si kepada Kuningan Terkini dipenghujung tahun 2020, tepatnya 31 Desember 2020.

“Masker memang cukup efektif guna cegah dini, pun antisipasi atas transmisi droplet dari batuk, bersin, air liur bahkan hembusan nafas orang lain. Karenanya, jaga jarak dan bermasker itu utama disamping sering cuci tangan syukur bersabun. Namun, patut kita saling ingatkan, bahwa bermasker itu sebaiknya tak sebatas wapada atas penularan suatu wabah semisal covid 19,” katanya.

Bermasker kata Yusron, dapat pula dimaknakan untuk memfilter mulut dan hidung dari sesuatu yang dapat merugikan atau bahkan membahayakan diri dan pihak lain. Jika bicara termasuk bernasihat dengan mulut, tentu lajimnya akan sampai kepada telinga. Tapi sayangnya, peribahasa Masuk telinga kanan, keluar dari telinga kiri seringkali masih sering berlaku.

“Maka bicaralah dan saling bernasihatlah dengan hati, agar dengan cara itu akan sampai pula kepada hati,” tegasnsya.

Apabila bermasker pada masa 2020 sambungnya, ada semacam keterpaksaan sosial nasional bin global dan itu lebih bersifat lahir. Maka, harapan di 2021 tekadkan untuk bermasker lahir bathin, agar dengan cara itu dapat saling jaga keselamatan diri dan sesama.

“Almuslimu Man Salimal Muslimuwna Min Lisaanihi Wayadihi, Seorang Muslim (Yang Baik), Adalah Yang Kaum Muslimin Selamat Dari Keburukan Lisan Dan Tanganya.” Pungkkasnya menguti ayat HR. BUKHARI.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh