Aneka

Nuzulul Quran Diisi Dengan Informasi Narkoba

Kuningan Terkini - Dalam satu waktu dibulan Ramadhan terdapat momentum berharga dimana umat Islam memperingati turunnya Al-Quran yang disebut Nuzulul Quran. Diberbagai masjid di Kabupaten Kuningan menggelar pengajian-pengajian yang dibarengi dengan ceramah-ceramah kyai.

Namun tak sedikit pula yang mengisi peringatan Nuzulul Quran dengan penyuluhan narkoba. Diantaranya, Langgar Al-Ikhlas Kelurahan Ciporang, Masjid Al-Muttaqin Desa Buni Gelis Hantara, dan Masjid Jami Baiturrahman Desa Kutamandarakan Maleber yang diinisiasi oleh remaja masjid.

“Inisiatif remaja masjid seperti ini yang sangat kami apresiasi. Karena diusia mereka yang masih muda sudah sangat menyadari pentingnya bahaya narkoba,” ungkap Kasi Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat Agus Mulya MSi, Senin (9/7/2015).

Penyuluh BNN Novy Khusnul Khotimah menyampaikan, bahwa sebagai generasi muda Islami harus memiliki jati diri yang kuat agar dapat membentengi diri dari terpaan budaya globalisasi yang semakin gencar.

“Memilah-milah teman dalam pergaulan sangat penting. Sebab dari teman akan menentukan siapa diri kita. Dari teman pula narkoba juga bisa diperkenalkan. Bahkan anak SD kini sudah menjadi sasaran oleh bandar narkoba,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini bandar dan pengedar narkoba semakin licik dalam melancarkan aksinya. Selain menciptakan narkoba jenis baru, kini narkoba dikemas sedemikian cantik dan menarik seperti dicampur dalam wujud permen, kue brownis, kue dodol, untuk mengelabui anak-anak dan remaja.

Sebab, narkoba bila sudah bercampur makanan atau minuman tidak mengubah rasa, bau, maupun warna. Meski demikian, ciri-cirinya dapat dikenali dari efek setelah mengonsumsi makanan mengandung narkoba. Yaitu, rasa mengantuk yang teramat sangat, pusing-pusing bahkan pingsan.

“Kami menghimbau agar anak-anak dan remaja tidak sembarang menerima makanan yang tidak jelas dari siapa apalagi kalau sampai menimbulkan efek yang tidak diinginkan,” terangnya. (DHE)


Fishing