Kuningan Terkini, Bandung - Setelah sebelumnya bertemu dengan mantan Gubernur Jabar, Mang Ihin (Solihin GP – Red) di kediamannya di Cisitu Indah, kini giliran Kang Eka Santosa yang saat ini aktif dengan gerakan hejonya disambangi Forum Peduli Pantai Palabuhan Ratu (FP3R). Dalam pertemuan ini, FP3R mengadukan Pembangunan Pelabuhan Laut Pengumpan Regional (PLPR) yang dinilai banyak keganjilan.
“Baru saja kami bertemu Mang Ihin (Solihin GP – Red) di kediamannya di Cisitu Indah. Sekarang kami temui Kang Eka,” kata Erlan Effendy didampingi isterinya Toni Ellen ketika ditemui di kediaman Eka Santosa, belum lama ini.
Dengan Gerakan Hejo-nya kata Erlan, Mang Ihin akan menindaklanjuti pengaduannya terkait Pembangunan Pelabuhan Laut Pengumpan Regional. Banyak keanehan dalam pembangunannya, terutam soal dampak lingkungannya.
“Ini buktinya, buku ANDAL Kegiatan Pembangunan Pelabuhan Laut Pengumpan Regional, pemerakarsanya Dishub Provinsi Jabar. Banyak yang ganjil dalam kajiannya. Malah hasil copy paste dari kajian sejenis di daerah lain masuk disini. Tim perumusnya kecolongan,” seru Erlan dengan penuh keheranan diselingi tawa bernada miris.
Pantai ini sambung Erlan, satu-satunya di Palabuhan Ratu yang biasa dikunjungi wisatawan. Banyak yang belajar surfing disini. Kalau sudah agak mahir, baru di pantai Cimaja. Menurut rencana, “Kalau proyek ini jadi, banyaklah dampak negatif yang muncul. Padahal kalau untuk pelabuhan sejenis bisa dibuat di pantai lain. Kajian lingkungannya tak cermat, malah ceroboh,” sindirnya.
Sementara, menurut Eka Santosa, langkah pemerintah setempat yang mengangkangi masyarakat setempat, perlu dikaji ulang secara seksama. “Apalagi diduga dalam pembebasan lahannya banyak yang bermain,” ucapnya.
Lebih jauh Eka mengatakan, pada 23 Desember 2015 mendatang, di Alam Santosa, Pasir Impun, Kabupaten Bandung, Ia akan menggelar saresehan tentang keperihatinan ikan lokal (endemik) di Jawa Barat. “Buku ANDAL ini sedang saya pelajari. Rekan saya Susi Pudjiastuti (Menteri KKP- red) dan Rizal Ramli (Menko Bidang Kemaritiman – red), sudah saya kontak barusan ini. Mereka sedang mengkajinya,” terangnya.(Hari Safiarri)