Kuningan Terkini, Bandung - Sukses menggelar roadshow bertema Ciptakan Peluangmu di sembilan kota, kini giliran kota Bandung sebagai kota terakhir roadshow Tokopedia. Kamis malam (17/12/2015). Dihadapan ratusan hadirin, Abdurrahim (28), mantan guru yang kini sukses sebagai wirausahawan online yang akrab disapa Aim, memberanikan diri merubah kenyamanan di dunia kependidikan, menggapai hasrat – entrepreneurship
“Kami lengkapi dengan stiandbe up comedian dan seorang Tokopedia Inspiring Seller dari Bandung, yaitu Uus (SUCI 3, red.) dan Abdurrahim,” kata PR Executive Tokopedia Siti Fauziah yang akrab disapa Puji.
Ihwalnya bermula kala Aim bertemu rekannya yang berbusana sweater rajut, menurutnya busana ini amatlah unik. Lanjutnya, Ia bertemu dengan produsen sweater. Berlanjutlah hubungan ini menjadi busana rajutan bernilai plus. Proses produksi ini digeluti hingga paham betul, selera konsumen digarap prima.
Berrbekal ilmu yang cukup mumpuni, Aim akhirnya membangun bisnisnya sendiri. Awalnya menjual produk secara offline, namun pasarnya ternyata begitu terbatas. Berdasar ini, Aim melirik internet demi memperluas jangkauan pemasaran.
“Di era modern ini, sepertinya internet sudah menjadi rumah kedua bagi kebanyakan orang di dunia untuk kegiatan teknologi, bisnis, hingga pendidikan sekalipun”. Kisah singkatnya, Aim bergabung bersama Tokopedia. Kini, produknya dikenal luas konsumen Indonesia.
Selain Aim, ada lagi seorang mantan akuntan. Nurul namanya, melalui Tokopedia, kini sukses berjualan berbagai macam produk kerajinan tangan ala online. Lagi-lagi, bisnis Nurul berawal dari hobi.
“Sebagai ibu rumah tangga, saya punya banyak waktu luang. Biasanya untuk mengisi waktu luang itu, menjalankan hobi, membuat pernak-pernik dari kain perca. Lama kelamaan, pernak-pernik itu menumpuk berkardus-kardus,” terang Nurul dihadapan ratusan hadirin yang mengundang kekagumana atas upayanya yang gigih tak surut menyerah.
Suami Nurul, singkat kisah setelah melihat tumpukan karyanya teronggok di rumahnya menyarankan pernak-pernik ini dijual secara online. Selain tidak membutuhkan biaya sewa toko, berjualan online tidak menyita waktu dan tenaga yang berarti. Saran ini ditindaklanjuti Nurul melalui Tokopedia. Selanjutnya, Ia membuka sebuah toko online, Kameha Shop. Pendapatannya kini telah mencapai puluhan juta per bula
.”Lumayanlah untuk kebutuhan keluarga dan orang sekitar”, jelas Nurul. Menurut Puji, Aim dan Nurul adalah sample dari mereka yang berhasil menciptakan peluang bersama Tokopedia, dari sesuatu yang mereka gandrungi. Diharapkan, cerita mereka mampu menginspirasi ratusan peserta yang hadir dalam roadshow kali ini.
“Kini, siapa mau bergabung dengan Tokopedia, Semua menjadi begitu sederhana dan menguntungkan,” kata Teti (29), salah satu hadirin yang kini sedang merintis usaha melalui Tokopedia di bidang kebutuhan rumah tangga. (Harri Safiari – Shahadat Akbar)