Jenazah Menempel Ke Tanah Saat Makamnya Mau Dipindahkan
Oleh Abun Burhanudin
Kuningan Terkini - Umumnya adat di kampung, kalau ada gadis yang berumur dua puluhan tapi belu menikah, tentu saja akan menjadi bahan gunjingan orang-orang. Sodikin dan Masitoh pun merasa malu. Tapi Randita kayak nggak peduli aja. Dia tetep gak mau dengerin nasehat orang tuanya supaya cepet menikah. Sodikin dan Masitoh bener-bener kecewa.
Suatu ketika, Randita dikabarkan berhubungan dengan Saeful, seorang anak dari keluarga kaya raya yang tinggal di kota. Sodikin dan Masitoh merasa senang, dan berharap kali ini Randita mau menikah. Tapi ternyata saat Saeful datang melamar bersama orang tuanya, Randita malah menolaknya mentah-mentah. Sekali lagi, Sodikin dan Masitoh merasa dibikin kecewa dan malu.
Rupanya Saeful merasa sakit hati. Saking sakit hatinya, dia lalu mendatangi seorang dukun untuk mengguna-gunai Randita. Rencana Saeful berhasil. Randita tiba-tiba sakit parah dan aneh. Perutnya membuncit kayak lagi hamil. Sodikin dan Masitoh cemas. Mereka lalu berusaha mengobati Randita ke mana-mana. Ke dokter, paranormal atau yang lainnya. Tapi Randita nggak sembuh juga.
Sodikin dan masitoh hampir aja putus asa. Di pihak lain, orang-orang pada ngegosip. Mereka bilang kalo Randita itu terkena Karma akibat kelakuannya yang suka nyakitin laki-laki. Masitoh yang mendengar hal itu makin merasa sedih dan malu aja. Suatu ketika, Masitoh mendengar ada seorang pemuda soleh yang tinggal di kampung Cimenyan. Namanya Faturahman. Konon kabarnya, pemuda itu punya kemampuan untuk menyembuhkan orang yang sakit.
Ngak mau buang-buang waktu lagi, Sodikin dan Masitohpun segera membawa Randita menemui pemuda itu. Setelah diobati oleh Faturahman, Randita akhirnya sembuh. Sodikin mau ngasih imbalan sejumlah uang. Tapi Faturahman menolak. Dengan rendah hatinya, Faturahman bilang, bahwa yang menyembuhkan Randita bukannya dia, tetapi Allah SWT. Faturahan cuman sebagai perantara saja.
Sodikin bener-bener kagum dengan kerendahan hati pemuda ini. Beberapa hari setelah Masitoh sembuh, Saeful datang dan minta maaf. Saeful mengaku kalo dirinyalah yang udah mengguna gunain Randita. Randita sempet marah dan memaki-maki. Tapi Sodikin menasehati agar Randita mau maafin Saeful. Randitapun terpaksa mau memaafkan Saeful.
Sementara itu, Faturahman merasa mendapat petunjuk, kalo dirinya harus menikahi Randita. Faturahman awalnya masih merasa ragu. Tapi petunjuk itu ternyata datang berkali-kali. Besoknya, Faturahman pergi menemui Sodikin. Dia terus terang mau ngelamar Randita. Sodikin lalu menyampaikannya kepada Randita. Tapi tentu saja Randita menolak, karena wajah Faturahman yang jelek. Faturahman kecewa. Tapi dia tidak bisa memaksa.(Bersambung)