Kuningan Terkini, Bandung - Menyusul aksi demo terkait keberadaan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPPS) yang baunya sangat menyengat, Senin (16/5/2016), warga RT 06 RW 02 Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Bandung bakal mengundang Walikota Bandung, Ridwan Kamil untuk memecahkan masalah yang di derita warga Arcamanik Endah.
Ketua Gerakan Hejo, Eka Santosa usai rapat di Gedung Serba Guna RT 06 RW 02 Kelurahan Cirasanten Endah, membenarkan niat warganya yang didominasi ibu-ibu tetangganya akan mengundang Walikota Bandung, Ridwan Kamil. “Kang Emil itu kawan saya. Ini hanya salah satu puncak kekesalan warga selama belasan tahun di sini. Soal TPPS, sebenarnya hanya secuil dari gunung es masalah pelik infrastruktur dan bobroknya birokrasi aparat di Arcamanik,” katanya.
Sebelum adanya demo ini kata Eka, Ia sudah melakukan pendekatan persuasif ke beberapa Kepala Dinas terkait. Namun hasilnya mengecewakan. “Mereka saling tuding an lepas tanggungjawab. Tadi Anda dengar sendiri kan? Ibu-ibu di rapat RT tadi, ingin segera Kang Emil melihat persoalan ini di lapangan. Waktunya, silahkan atur saja,” ujarnya.
Pantauan di lapangan (20/5/2016), beberapa hari setelah unjuk rasa digelar warga RT 06 RW 02 Kelurahan Arcamanik Endah, penanganan persampahan di Arcamanik Endah semakin memburuk. Masing-masing antar koordinator di tiap RT dan RW, disibukkan mencari TPSS alternatif. Faktanya, tak mudah memecahkan masalah sampah di kota Bandung yang pada 2015 telah menyabet Adupura.
“Maunya, soal persampahan di kota ini jangan ditutup-tutupi aparat kelurahan, kecamatan, sampai kota. Buka saja, biar transparan. Developer nakal juga, jangan sekedar dijewer. Pidanakan saja. Banyak fasum dan fasos, malah dijual-belikan developer. Kang Emil harus tahu soal ini,” terang Jumhuri (53), warga Arcamanik yang juga belum tahu kemana hari ini dan besok mau membuang sampah.(Hari Safiarri)