• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Kam12122019

Last updateRab, 11 Des 2019 10pm

BJB

Aneka

Wartawan Peduli Lingkungan

Ketua PWI Kuningan, Ondin Suterman saat menanam pohon di Kebun Raya Padabeunghar.

Kuningan (KaTer) - Momentum hari pers nasional 2014 sekaligus ulang tahun Persatuan Wartawan Indonesia ke-68 diperingati anggota PWI Kuningan. Sebanyak 73 pohon jambe hutan (pinangan japanica) ditanam di kebun raya Kuningan, Senin (17/2/2014), Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan.

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kuningan H Acep Purnama, mantan Bupati Kuningan H Aang Hamid Suganda, Kadishutbun Ukas Suharsaputra, Kepala Dinas Binamarga Dadang Darmawan, perwakilan DPRD Kuningan H Momon C Sutresna, Wakapolres Kuningan Komisaris Polisi Rizal Maritho, Kabaghumas Setda Asep Budi Setiawan, Camat Kecamatan Pasawahan Tomy Bakrie, Kepala UPTD KRK Maryoto, dan para kepala desa se-Kecamatan Pasawahan.

Ketua PWI perwakilan Kabupaten Kuningan, Ondin Sutarman mengatakan, penanaman pohon yang dilakukan wartawan yang tergabung di wadah PWI Kuningan baru pertama kali, hal ini sebagai dukungan wartawan terhadap Kuningan sebagai daerah konservasi.

"Ide ini tadinya dari obrolan ringan, dengan menanam pohon berarti kita mewariskan kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang, karena pohon mencirikan kehidupan," ujar Ondin.

Kepala Dinas kehutanan dan perkebunan Kabupaten Kuningan, Ukas Suharfaputra mengatakan, Kebun Raya Kuningan yang dicetuskan semasa H Aang Hamid Suganda menjabat Bupati Kuningan diperuntukan pendidikan, penelitian dan pariwisata. "Luas lokasinya 150 hektar, tanah milik pemda, ada taman tematik berbagai koleksi tanaman lokal maupun luar," ujar Ukas.

Tokoh Konservasi Kabupaten Kuningan H Aang Hamid Suganda mengemukakan, mendukung gerakan wartawan cinta lingkungan, apalagi menaman pohon di kebun raya yang luasnya lebih beasr dari kebun raya bogor.

"Saya sudah menjadi masyarakat biasa, tapi ingin melihat tatanan ekosistem di Kuningan tetap terjaga, dan membangun Kuningan bersama dengan insan perss,"ujar mantan Bupati Kuningan yang juga suami Bupati Kuningan Hj Ujte Ch Suganda.

Wakil Bupati Kuningan H Acep Purnama mengatakan, di usia ke 68 PWI semakin tua, tetapi semakin menjadi dalam menyampaikan pesan pada masyarakat, secara obyektif, profesional, bertanggung jawab, dan membangun budaya kritik yang konstruktif.

"Setiap hari wartawan membuat berita sebagai catatan sejarah kehidupan, hari ini menanam pohon, generasi muda akan mengingat siapa pencetus adanya KRK dan siapa saja yang telah menanam pohon disini, karena petugas akan mencatatnya," ujar Wabup Acep.(AND)

Add comment


Security code
Refresh