• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Jum13122019

Last updateKam, 12 Des 2019 11pm

BJB

Ekonomi

Produk Berbahan Ikan Di Kuningan Sangat Berkualitas

Peserta pelatihan mengolah makanan berbahan ikan.

Kuningan Terkini - Dalam rangka meningkatkan kualitas produk olahan berbahan ikan, sebanyak 30 orang perwakilan dari Kelompok Pengolah dan Hasil Pemasaran (Poklahsar) se-Kabupaten Kuningan mendapat pelatihan di UPTD Balai Benih Ikan, Karangtawang, Rabu (20/11/2019).

Kegiatan yang diberi nama "Pelatihan Diversifikasi dan Pengemasan Produk Pengolahan Hasil Perikanan" berlangsung dari tanggal 19-23 November merupakan hasil kerjasama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kuningan dengan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Tegal.

Kepala Bidang Perikanan DKPP Kuningan Denny Rianto menyebutkan tujuan dari pelatihan supaya Poklahsar yang selama ini memproduksi aneka makanan berbahan ikan di Kuningan bisa meningkatkan kualitas dan nilai ekonomis produk mereka.

"Tahun ini 34 unit Poklahsar dikuningan berhasil memproduksi makanan berbahan ikan yang menghabiskan bahan baku 180 ton Ikan lokal. Aneka produknya banyak, tahun depan kita targetkan 200 ton ikan bisa diserap Poklahsar," jelas Denny.

Hasil Perikanan di Kuningan lanjutnya, banyak diolah oleh kelompok ini menjadi produk makanan antara lain ikan nila, mas, fatin, nilem dan lele. Melalui pelatihan ini pula para perwakilan Poklahsar akan meneruskan informasi ke anggotanya masing-masing.

"Kuningan patut bangga karena ada banyak Kabupaten/Kota yang mengajukan pelatihan pengolahan ikan. Tahun ini DKPP Kuningan terpilih menjadi locus pelatihan provinsi Jawa Barat karena memang di sini sudah berproduksi, tinggal meningkatkan saja," ujarnya.

Sementara, Elisa Budi Hartati instruktur dalam acara tersebut mengatakan Kabupaten Kuningan saat ini terpilih sebagai lokasi pelatihan dari lembaganya, mengingat potensi dari SDM Poklahsar di Kuningan sangat mumpuni. Lembaganya menjalankan tugas penyuluhan, pelatihan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan untuk 10 Provinsi.

"Selama 4 hari ini, para peserta akan diberi materi peningkatan mutu ikan, kemudian praktek cara membuat kerupuk, abon, mpe-mpe, Kaki naga, otak-otak semua berbahan ikan, dan materi cara pengemasan yang baik dan benar," ungkapnya.

Elisa berharap pelatihan ini akan meningkatkan taraf hidup para pengolah, meningkatkan pendapatan keluarganya, karena usaha olahan berbahan ikan ini sangat menjanjikan dan mudah pemasarannya.

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini, mereka dibagi kedalam 3 kelompok kemudian bersama-sama membuat makanan olahan dengan bahan dan peralatan yang telah disediakan DKPP Kuningan. (Bubud Sihabudin)

Add comment


Security code
Refresh