• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Jum23102020

Last updateKam, 22 Okt 2020 7pm

BJB

Ekonomi

Village Talk, Upaya Disparbud Genjot Ekraf dan Wisata Kuningan

Village Talk

Kuningan Terkini - Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH menghadiri secara langsung Village Talk atau pekan Ekraf untuk Desa Wisata yang digelar di Desa Wisata Cibuntu Kecamatan Pasawahan, Kamis (01/10/2020).

Menurut Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH, Ia sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena Pekan Ekraf untuk Desa Wisata merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dapat mengembangkan serta meningkatkan kualitas SDM yang ada di desa wisata.

“Kegiatan yang dilakukan, mencakup pelatihan (packaging, branding, digital promotion), serta pameran produk terbuka. Para pengunjung dapat melakukan kegiatan ekonomi secara langsung kepada para pelaku ekonomi kreatif,” terangnya.

Kabid Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Disparbud Jabar, Aziz Zulfikar selaku penanggungjawab kegiatan mengatakan, kegiatan ini bukan pertama dan terakhir, melainkan akan ada lagi lanjutan ke depannya yang menitikberatkan perhatiannya kepada para pelaku Ekraf di Kabupaten Kuningan.

Ditempat yang sama, Kepala Disparbud Jabar, Dr H Dedi Taufik MSi mengungkapkan, Desa wisata merupakan bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam struktur kehidupan masyarakat, tidak lepas dari tata cara hidup berdampingan antara tradisi dan modernisasi. Sehingga pengembangan desa wisata harus direncanakan secara seksama berkesinambungan dengan pentagram pengembangan Industri Kreatif.

“Pendekatan pengembangan desa wisata dapat dilakukan mulai dari dalam, salah satunya yaitu sumber daya manusia yang ada di desa wisata,” kata Dedi.

Ketua Daya Mahasiswa Sunda (Damas) Kuningan Yaya Sumantri, SAP, MAP Selaku moderator Village Talk menjelaskan, peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut karena ada pembeda yang paling diminati yaitu pelatihan dan layanan kemasan produk secara gratis dari rumah kemasan dinas perindustrian dan perdagangan provinsi jawa barat.

“Selama ini pelaku ekraf nampak sangat kesulitan dalam hal packaging (kemasan) produknya, sehingga kurang dianggap menarik oleh konsumen, hal ini berdampak pada progress penjualan mereka. Saya berharap melalui diskusi teknis ini para pelaku ekraf di Kuningan bisa terbantu mengatasi masalahnya diantaranya kemasan produk dan pemasaran” terang Yaya yang juga Dewas LPPL itu kepada wartawan.(gg)

Add comment


Security code
Refresh