Ekonomi

Pelatihan, Sarana Pemberdayaan Pemuda

Pelatihan budi daya ikan lele.

Kuningan (KaTer) - Sedikitnya 100 peserta perwakilan dari sejumlah daerah yang ada di Kabupaten Kuningan mengikuti pelatihan budidaya ikan lele. Pelatihan bertajuk Meningkatkan Produktifitas Generasi Muda Kuningan itu digelar oleh Lembaga Pengembangan Usaha Alumni Pesantren Kuningan bekerjasama dengan Kemenpora Republik Indonesia.

Ketua Panitia Kegiatan, Ato Sugiarto SPd saat ditemui KaTer usai menggelar pelatihan, Rabu (23/7/2014) menuturkan, usaha budidaya ikan lele saat ini boleh dikatakan sudah berkembang, mulai dari perdesaan hingga perkotaan. Namun, usaha kegiatan di budidaya ikan lele dapat dikatakan ‘patah tumbuh hilang berganti’ dalam arti banyak yang gagalnya daripada yang berhasil. Hal ini disebabkan belum dipahaminya tehnik budidaya ikan lele yang seutuhnya.

“Untuk dapat memperoleh ilmu budidaya ikan lele, diperlukan tekhnik khusus. Seperti melakukan praktek kerja langsung, bukan hanya sekedar membahas teori saja dalam buku,” ujarnya.

Dengan praktek langsung secara bersama-sama, pihaknya mengharapkan pengertian dan pemahaman ilmu dapat di transfer secara utuh. Karena itu, pelatihan yang dilakukan selama tiga hari itu semoga bisa memberikan motivasi wirausaha kepada generasi muda Kuningan.

“Salah satu tujuan pelatihan agar terciptanya generasi muda Kuningan yang kreatif dan mandiri,” tandasnya.

Lebih jauh, Ato juga menjelaskan bahwa sebelumnya telah diadakan kegiatan pelatihan Digital Printing selama tiga hari. Acara pelatihan tersebut juga tak jauh berbeda dengan pemberdayan pemuda supaya lebih kreatif dan mandiri.

“Target dari pelatihan itu agar terciptanya generasi muda yang mandiri dengan mendirikan lapangan usaha sendiri. Namun, pelatihan usaha digital printing diselenggarakan oleh lembaga Komite Parlemen Pemuda Indonesia (KPPI),” terangnya.

Dikatakan, dengan adanya pelatihan-pelatihan tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, termasuk mengurangi angka kemiskinan di Kuningan. Usaha digital printing itu penting, karena keberdaan usaha itu bukan sekedar mencetak baligho dan spanduk, tapi juga bisa menjadi sarana promosi instansi pemerintahq dan swasta, termasuk bisa mencetak undangan pernikahan dan lainnya.(AND)


Fishing